Latest News

Ransomware WannaCry Menyerang 74 Negara, Indonesia Terkena Dampaknya

Baru-baru ini publik dunia di hebohkan dengan Serangan cybersecurity yang meluas dengan menggunakan alat hacking dari NSA yang bocor dan menginfeksi puluhan ribu komputer di seluruh dunia. Software yang terinfeksi Ransomware juga menyerang intansi organisasi termasuk rumah sakit dan perusahaan telekomunikasi.


Ransomware merupakan Virus yang tidak mampu dideteksi oleh Antivirus sekalipun, Karena malware tersebut masuk dicelah kelemahan Windows dan mengunci dengan cara mengenkripsi semua file mereka. Data itu kemudian dipegang sepenuhnya oleh si Hacker.

serangan besar-besaran tersebut menyebar melalui email, dan bila ingin kembali normal si Hacker meminta tebusan sebesar 4 Juta Rupiah atau $ 300 Bitcoin. Dilansir dari BBC, Komputer yang terinfeksi telah terlihat di 74 negara, termasuk A.S, China, Rusia, Spanyol, Italia, Taiwan, Indonesia.


"Mesin yang sudah terinfeksi mempunyai waktu enam jam untuk membayar dan setiap beberapa jam uang tebusannya naik," Ujar Kurt Baumgartner, kepala keamanan Kaspersky.


Di Inggris, 16 rumah sakit yang tergabung dalam National Health Service menjadi korban WannaCry. Ransomware itu mengganggu pelayanan kesehatan alasannya sistem komputer banyak yang tidak mampu diakses. WannaCry juga dilaporkan telah terinfeksi ke Indonesia dan mulai menyerang komputer di beberapa rumah sakit. Akibatnya antrian pasien jadi macet.