Latest News

Cara Mudah Mengambil Tulisan dari Buku Tanpa Harus Mengetikknya

Pada zaman sekarang ini, perkembangan teknologi semakin pesat. Hal ini membuat pekerjaan insan semakin mudah. Salah satu fasilitas yang ingin saya paparkan yaitu gambar mampu diubah menjadi teks dokumen yang mampu kita atur di Word atau aplikasi lainnya. Jadi, kita tidak perlu repot-repot mengetik ulang teks yang ada dalam gambar. Bagi anda mahasiswa pasti aplikasi sangat membantu dalam membuat makalah hehehe.

Untuk melaksanakan hal tersebut, kita memerlukan aplikasi OCR. (apa itu OCR?) OCR merupakan kependekan dari Optical Character Recognition yang merupakan aplikasi dapat mengambil teks dalam gambar lalu diekspor menjadi teks dokumen yang dapat kita manipulasi. Salah satu aplikasi OCR yang saya pakai yaitu SuperGeek Free Document OCR. Makara untuk mengabil goresan pena dalam buku tanpa harus mengetikkannya, anda harus mengubah goresan pena dalam buku yang ingin anda ambil ke dalam bentuk gambar. Anda mampu melakukannya dengan mengambil foto dalam buku tersebut atau melalui mesin scan. Kalau anda ingin menggunakan cara dengan memoto buku tersebut. Usahakan kamera anda memiliki resolusi yang tinggi ya.

Kali ini, saya akan menjelaskan cara untuk mengambil goresan pena dari buku dengan cara men-scan buku tersebut. Caranya yaitu :

1. Buka aplikasi SuperGeek Free Document OCR yang telah anda download..
2. Hubungkan perangkat scan ke PC anda. lalu pilih scan. Jika telah terhubung, makan perangkat scan anda akan terdeteksi. Jika sudah terdeteksi, pilih ok.


3. Scan buku yang anda inginkan. Kalau ingin melihat hasil scan anda sebelum tercetak adan mampu pilih preview. Jika sudah, anda mampu eksklusif memilih Scan.


4. Lalu pilih OCR. maka eksport tulisannya dapat dilihat di kotak kanan.


5. Kemudian anda tinggal mengeksportnya ke Word atau ke aplikasi lainnya.


Hasil ekspor kadang ada yang tidak sesuai. Oleh alasannya yaitu itu anda harus mengecek ulang hasil tersebut apakah masih ada abjad yang salah. Karena semakin rendah kualitas gambar yang dihasilkan, atau pun tingkat kejelasan/ketajaman goresan pena dalam gambar, maka semakin banyak goresan pena yang salah.