Latest News

Apakah Link Nofollow Pada Komentar Mempengaruhi SEO Blog?



Selama sebuah komentar itu relevan, maka menjadi value yang bagus, baik bagi SEO blog maupun bagi pembaca. Komentar ialah ruang "ekstensi", dimana sebuah post/artikel mampu diperluas serta diperdalam pembahasannya, didiskusikan, dan diperjelas apabila ada hal yang belum secara total digamblangkan. Kita sebagai blogger tentu sudah dekat banget dengan istilah komentar spam; komentar yang tidak relevan, dan biasanya berisi link-link yang ditanam dengan tujuan promosi dan SEO. 

Para spammer biasanya menanam link di dalam komentar dengan tujuan meningkatkan jumlah backlink, dan kesannya tujuan berujung pada upaya meraih peringkat website/blog di Google search engine, baik peringkat halaman utama maupun halaman internalnya.

Fitur komentar yang disediakan oleh banyak sekali platform blogging dan website terkemuka menyerupai Blogger, WordPress, TypePad, dll secara otomatis sudah membubuhkan atribut nofollow pada setiap link di dalam komentar, baik pada nama komentator maupun konten komentar.  

Pertanyaannya adalah:
  1. Apakah link-link nofollow dalam jumlah banyak di dalam komentar akan mensugesti SEO blog?
  2. Apakah efek bagi backlink yang ditanam di dalam komentar nofollow dan pada website/blog tujuan dalam hal SEO?

Efek Link Nofollow dalam Komentar Blog

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, bila sahabat menggunakan platform-platform blogging yang sudah disebutkan, maka ruang komentar blog sahabat aman dari link spam, alasannya ialah atribut rel="nofollow" pada hakikatnya menginformasikan pada search engine bahwa sebuah link tidak usah diikuti atau  tidak usah diperhitungkan sebagai "vote" terhadap halaman website/blog tujuan backlink. Dengan demikian, backlink tersebut tidak akan mensugesti ranking website di Google.

Dengan demikian, sebanyak apapun backlink nofollow di dalam sebuah halaman website/blog, termasuk di dalam komentar, tidak akan memiliki efek penerusan rank terhadap backlink-backlink tersebut. Jadi, alasannya ialah tidak memiliki efek, maka halaman blog sahabat aman dari cap spam oleh Google.

Tetapi yang perlu diperhatikan ialah keyword pada backlink. Karena setiap kata yang ada di dalam blog sahabat terindeks, maka anchor text pada backlink yang terkesan tidak relevan, vulgar, off-topic, dan tidak sesuai dengan blog sahabat pun sama terindeks-nya. Oleh alasannya ialah itu, meskipun blog aman dari link spam alasannya ialah dalam bentuk nofollow, tapi sahabat tetap harus melaksanakan scanning terhadap kemungkinan link-link spam yang anchor text nya dapat merusak konten blog.

Efek Pada Website/Blog Komentator

Di mata Google, link pada komentar tidak serta merta menjadi hal negatif, apalagi bila dalam bentuk nofollow. Kaprikornus efeknya tidak mampu diartikan buruk terhadap SEO. Di sisi lain, alasannya ialah dalam bentuk nofollow, link tersebut juga tidak berefek aktual terhadap SERP di Google, alasannya ialah link itu terabaikan oleh pengindeks. Artinya, efeknya lebih kepada pembaca, dan makna link spam di sini mampu diartikan sebagai spam kepada blog (sebagai media promosi) dan pembaca (target promosi), yang dilakukan dengan cara tidak semestinya (spamming; nyampah).

Ada yang bilang link nofollow masih memiliki efek pada SERP meskipun kecil. Dalam beberapa post, saya pernah menekankan link nofollow sedikit berefek, setidaknya untuk visibilitas (menunjukkan bahwa sebuah website atau halaman website ada, tapi tidak pada ranking). Ini berlaku bila berada di bab halaman yang bersifat utama, misalnya post, halaman social bookmarking dan bab halaman utama lainnya. Namun demikian, sejauh ini saya tidak melihat signifikansi link nofollow di dalam komentar kuat terhadap SEO.

Tetapi, ini poin yang mesti diperhatikan bagi sahabat yang suka nyepam link di komentar blog. Jika sahabat sangat sering melaksanakan spam link pada komentar, dalam jumlah yang menurut Google sudah keterlaluan, maka potensi penalti baik banning, deindeks, atau penurunan ranking mampu terjadi. Ini artinya Google tetap "mencatat" jumlah backlink sahabat meskipun tidak dianggap (nofollow, diabaikan), dan bila banyak backlink sahabat sebagian besar didapat dari bab komentar blog dan jumlahnya luar biasa, maka potensi penalti besar. Jika backlink di dalam komentar dibuat secara rutin dan dengan cara tidak natural (misalnya menggunakan bot) maka potensi penalti akan lebih mudah lagi didapat.

Ini salah satu buktinya.

Saya beberapa kali telah mendapat seruan via contact form atau email yang biasa disebut "Link Removal Request" oleh webmaster/blogger yang gres saja menerima warning dari Google berupa "unnatural backlinks"; yang biasanya disampaikan via Google Webmaster Tools dan email. Mengetahui info ini, webmaster/blogger pasti eksklusif panik. Web/blog nya mengalami penalti, baik ringan maupun berat. Di situ ada info halaman apa saja (contoh halaman pemuat backlink) yang memuat backlink tidak natural tersebut. Hasilnya, mereka semakin panik dan membuat surat yang kesannya halus, tapi bersama-sama bernada ancaman; saking takutnya, alasannya ialah mau tidak mau link harus dihapus, dan yang mampu melaksanakan hanya pemilik blog/web. 

Jalan terakhir ialah disavow tapi tentu jauh lebih rumit untuk dilakukan.

Email semacam itu biasa saya dapat dengan tujuan peniadaan link di sosbook yang saya kelola (notabene dofollow). Namun, yang membuat saya menawarkan perhatian khusus, ialah email seruan link removal yang ditujukan pada salah satu konten komentar blog ini, yang notabene nofollow. 
klik untuk melihat jelas
Agak kesal, saya kemudian balas dengan nada geram, walaupun saya menyetujui permintaannya.

Ini mengambarkan bahwa backlink berupa nofollow, tetap diperhatikan oleh Google dalam konteks jumlah dan cara mendapatkannya; lebih spesifiknya ialah backlink pada komentar. Kaprikornus kategori backlink dalam istilah "unnatural links" tidak semata mengacu pada backlink dofollow, tetapi mencakup semua backlink, baik backlink dofollow maupun nofollow yang didapat dengan cara tidak wajar dan jumlahnya luar biasa.

The Verdict

Saya harap ulasan singkat di atas cukup menjawab pertanyaan sahabat mengenai efek link nofollow dalam komentar terhadap SEO blog, baik halaman pemberi maupun akseptor backlink. Yang mampu digaris bawahi adalah:
1. Bagaimana sebuah link memiliki efek. Untuk mematikan efeknya (tidak meneruskan link juice), alasannya ialah link tersebut tidak diharapkan dan tidak perlu memberi "vote", atribut nofollow sangat diperlukan
2. Poin lainnya ialah kehati-hatian dalam memborbardir komentar blog dengan link walaupun hanya nofollow, alasannya ialah resikonya adalah: bila jumlahnya sangat banyak, dilakukan dalam waktu yang sangat rapat (rutin), dengan cara tidak wajar, resiko sahabat mendapat penalti Google menanti di depan mata. Apalagi bila link itu dofollow, mampu dibayangin 'kan efeknya?