Latest News

15 Tips Menulis Artikel SEO Friendly Ala Seorang Blogger

Kualitas SEO sebuah blog tidak hanya ditentukan oleh template, pemilihan keyword global, atau link building berkualitas, meskipun pada kesudahannya poin-poin tersebut sama pentingnya; namun bisa saya bilang semua itu akan sia-sia jikalau kita tidak memikirkan konten, atau dalam hal ini, artikel blog. Artikel blog ialah menu utama, yang harus dipikirkan terlebih dahulu melebihi yang lainnya. Percuma anda punya aneka macam macam trik SEO yang telah dan siap diluncurkan, namun blog anda tidak memiliki artikel memadai untuk melaksanakan eksekusi SEO tersebut. 

Selain itu, kekayaan keyword natural bekerjsama tidak terletak pada meta deskripsi, title, dan bagian-bagian yang dipaksakan untuk memperbanyak keyword, karena itu justru bisa melukai SEO blog. Kekayaan keyword natural justru didapat dari aneka macam kombinasi konten artikel; semakin artikel bagus, berkualitas, banyak dan memperhatikan aspek-aspek penting SEO, semakin kaya variasi keyword natural sebuah blog.

Berdasarkan argumentasi di atas, bisa kita lihat bahwa artikel blog memiliki perbedaan signifikan dengan jenis-jenis artikel lainnya. Seorang penulis artikel bisa saja membuat artikel yang demikian panjang dengan isi yang sangat jelas, lugas, menyentuh, kreatif, deskriptif, informatif, solutif, analogis, metaforis, mendayu-dayu dan seterusnya. Tapi belum tentu ia bisa menulis artikel blog. Why? Karena ada satu poin yang belum disentuh: sisi SEO artikel. Inilah yang membedakan anda, saya sebagai penulis blog (blogger) dan penulis media lainnya. 
Artikel blog tentu saja harus tetap memberikan perhatian penuh pada pembaca, menunjukkan solusi, menghibur, informatif, dan memegang teguh prinsip-prinsip kepenulisan, tapi tidak bisa lepas dari konteks SEO, dimana kita memperjuangkan artikel berkualitas yang ditulis biar bisa muncul dengan baik di SERP, sehingga tidak sia-sia.
Berikut beberapa tips dalam proses penulisan artikel Blog yang memperhatikan aspek-aspek SEO



A. Hal-hal yang perlu Dilakukan Sebelum Posting/ Menulis Artikel Blog

Pada tahap ini, jangan membuka peralatan apapun untuk menulis, jangan buka MS word, notepad, atau post editor di  dashboard. Ada saatnya, tapi bukan sekarang.

1. Memilih topik yang tepat
Memilih topik post ialah salah satu aspek penting yang tidak bisa disepelekan. Ini garis besarnya: jikalau anda menginginkan topik yang paling banyak dicari, maka anda harus menentukan topik yang diinginkan pembaca. Ini bukan berarti anda lepas dari niche atau bidang kepenulisan yang anda sukai, tapi topik yang dipilih (setidaknya untuk ketika ini) memiliki nilai atau value untuk pembaca yang menginginkannya. 

Akan lebih jago lagi jikalau topik yang dipilih bisa bertahan lama dan bahkan merupakan "topik abadi". Syarat utamanya ialah artikel tersebut harus unik dan original. Sehingga pembaca hanya akan, setidaknya dalam waktu tertentu, mendapati pembahasan atau solusi pada topik tersebut hanya dalam artikel anda. Meskipun topik yang anda pilih sama dengan beberapa artikel blog lain, anda harus menentukan bahwa apa yang ada di dalam artikel anda berbeda dengan yang lainnya. Inilah yang disebut unik dan original. You have something to offer that others don't, anda punya sesuatu untuk diberikan dimana yang lain tidak memilikinya.

2. Melakukan analisis kompetisi
Selalu perhatikan apa yang dilakukan blog kompetitor, yaitu blog yang memiliki niche, topik, atau ruang tema sejenis dengan blog anda; termasuk di antaranya adalah: taktik artikel yang mereka gunakan, artikel apa yang mereka tulis dan post, bagaimana peringkat SERP artikel-artikelnya, dan lain sebagainya. Jadikan poin-poin tersebut sebagai petunjuk. 

Yang saya maksud dengan "petunjuk" bukan berarti menggandakan atau bahkan copas artikel mereka. Menjadikan sebagai petunjuk berarti mencari celah apa saja yang belum diisi, mencontoh taktik penulisan biar cantik di SERP, dan melihat peluang-peluang emas yang belum diambil oleh blog-blog kompetitor. Kesalahan terbesar blog-blog yang cuma menjadi "pengikut tanpa arah" ialah mereka melihat suatu artikel cantik kemudian copas habis-habisan isinya, sedkit modifikasi, lalu menerbitkannya seketika; tidak jarang dalam waktu yang hampir bersamaan setelah artikel asli diterbitkan. Ini yang membuat search engine segera curiga, penulis artikel asli curiga, dan kesudahannya tidak hanya SEO-nya saja yang jelek, tapi juga predikat blog tersebut di mata blogger lain. Apalagi ketika ini algoritma spam Blogger mulai mentarget blog-blog copas secara bertahap, tanpa laporan DMCA (contoh: terselubung, jiplakers). Makin runyam.

3. Melakukan cek dan prediksi trend
Trend berkaitan dengan apa yang sedang hangat diperbincangkan, dicari, menjadi fokus perhatian, atau hal yang menjadi topik tak terpisahkan dari kehidupan (biasa saya sebut sebagai trend abadi). Pastikan anda selalu mengikuti aneka macam animo yang sedang terjadi, menjadi perbincangan banyak orang, dan paling banyak disebutkan. Selalu libatkan diri anda dalam aneka macam social media, forum, dan lain-lain. Membuat artikel/post yang sesuai dengan animo tidak hanya akan membawa banyak pengunjung dan pembaca, tapi juga akan menunjukkan pada search engine bahwa blog anda benar-benar dinamis dan menyediakan konten yang selalu segar dan gres kepada pembaca. 

Prediksi berkaitan dengan analisa terhadap animo apa yang akan segera terjadi dalam waktu terdekat. Kemampuan melaksanakan prediksi ini tentu berkaitan dengan kedekatan anda dengan aneka macam media serta animo yang terjadi ketika ini, alasannya animo sekarang menunjukkan apa yang segera menjadi animo di waktu mendatang. Sebagai contoh, ketika animo Korea (korean wave) mulai tercium baunya semenjak medio 2010, saya telah menulis beberapa artikel untuk klien beberapa waktu sebelumnya. Bisa ditebak, pada ketika animo ini booming, artikel-artikel tersebut sudah berada di ranking atas SE karena sebelumnya telah menerima meningkatkan secara optimal dan selangkah lebih maju dari-dari artikel-artikel sejenis setelahnya.

4. Menentukan kelayakan artikel: memperhatikan pengunjung dan SEO
Pada akhirnya, taktik ini melibatkan dua fokus: kebutuhan pengunjung dan kebutuhan SEO (dalam hal ini search engine). Keduanya bersifat sinergis, alasannya apa yang biasanya bermanfaat dan menjawab kebutuhan pengunjung ialah apa yang diperlukan oleh search engine. Apakah artikel yang akan anda tulis memiliki kriteria untuk keduanya? Termasuk di antaranya adalah: animo dan keyword. Sah-sah saja bekerjsama menulis artikel blog apapun, termasuk "kegiatan saya sebelum mandi pagi" atau "nama-nama kucing saya", tapi apakah itu penting untuk menjawab kebutuhan pengunjung umum, dan apakah keyword tersebut bisa menjadi keyword penting di search engine? You have to think about it in the first place. Jika layak, lanjutkan. Jika tidak, terserah anda...

Note: Ingat, topik yang sedang kita bicarakan ialah Artikel SEO Friendly, bukan artikel diari atau curhat. :)

5. Analisis Keyword
Makara anda kesudahannya memutuskan untuk menulis sebuah artikel blog. Tapi, stop! Tunggu dulu. Anda harus memikirkan kata-kata penting (baca: keyword) yang harus anda gunakan. Analisis keyword melatih kemampuan anda menggunakan dan mengolah kata-kata dan rangkaian kata "yang paling dicari" oleh pengunjung di search engine. Ada aneka macam macam taktik dan alat untuk melaksanakan analisis keyword. Anda bisa memulai dengan analisis keyword sederhana ini. Menentukan keyword secara efektif akan membuat artikel yang ditulis tidak sia-sia dan kandas di persaingan SERP dan menghindarkan artikel dari pembanjiran keyword yang merusak artikel serta melukai SEO blog yang sudah anda bangkit (penalti/banned).

B. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan ketika Menulis Artikel Blog

Sebagai penulis blog, wajib hukumnya memperhatikan hal-hal teknis dan non teknis, terutama hal-hal yang berkaitan dengan SEO.

6. Merancang judul artikel blog
"Judul ialah mahkota tulisan", kata orang (siapa ya orangnya?). Benar adanya menurut saya, baik untuk pengunjung maupun search engine. Bagi SE, dalam beberapa kasus umum, judul memiliki bobot keyword tinggi, sehingga perlu diperhatikan keyword apa yang menjadi target dan harus digunakan. Pastikan keyword penting ada di dalam judul, namun hindari pengulangan atau pembanjiran keyword. Di sisi lain, anda tetap harus memperhatikan pengunjung, pastikan judul anda cukup menjelaskan isi artikel (cukup deskriptif dan jelas), dan variatif. 

Judul yang memperhatikan keyword dan kreatif memiliki nilai plus untuk search engine sekaligus pengunjung. Jika anda ingin memperkuat keyword, pastikan beberapa keyword ada di depan. Jika susunan title tag anda ialah nama blog:judul artikel (default blogger), pastikan untuk mengubah susunan title tag tersebut. Namun perhatikan kebutuhan dan daya tarik judul biar tetap menarik dan membuat penasaran pembaca. Baca Judul Artikel anda Membosankan?

7. Mengoptimalkan Permalink
Permalink Blogger (khususnya) memiliki batasan jumlah karakter, tergantung panjang kata yang anda gunakan (meski sekarang batasan huruf lebih panjang dari sebelumnya), namun ada kalanya terputus di tengah judul artikel. Pastikan permalink anda terisi keyword penting dan tidak terputus dengan mengeditnya menggunakan fitur blogger custom permalink, hindari fungsi automatic permalink. Pada WordPress, edit permalink lebih mudah lagi, anda bisa mengutak-atiknya eksklusif pada permalink editor di bawah kolom judul. Tidak semua kata harus masuk ke dalam permalink, jikalau perlu hilangkan kata-kata yang termasuk stop words menyerupai dan, yang, di, dan sejenisnya. Kadang saya menghindari kata-kata tidak penting lainnya dan hanya memasukkan 4 hingga 5 kata penting.

Kadang saya juga melaksanakan uji coba dengan menggunakan keyword yang sama sekali beda, tapi itu untuk kebutuhan uji coba (dan terkadang "menyindir:  ), tapi itu bukan pokok.

8. Buka artikel dengan keyword-keyword penting
Terkadang poin ini disalahartikan sebagai mengulang judul pada paragraf pertama, bekerjsama maksudnya bukan itu. Sering saya melihat artikel yang bunyinya begini, "Halo, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas [judul artikel]", bahkan [judul artikel] seringkali ditulis beberapa kali di paragraf pertama. Poinnya bukan itu. Kita bisa menulis paragraf perkenalan dengan lebih kaya, komunikatif, dan kreatif. Poinnya ialah aksentuasi dan variasi keyword, bukan pengulangan susunan keyword, misalnya, "Hai, sahabat Blogger! Dulu kita kesusahan mengatur permalink artikel blog untuk kepentingan SEO, tapi sekarang, karena ditambahkannya fitur Blogger Custom permalink, mengatur isi URL halaman post lebih gampang, dan optimasi permalink jadi maksimal".

Ada kalanya saya sama sekali tidak membahas ihwal topik yang dibicarakan pada paragraf pertama. Tapi sekali lagi itu untuk uji coba, basa-basi, dan sesekali tidak memperhatikan SEO. Bagi saya ini penting untuk naturalisasi keseluruhan konten blog ( ) .

9. Penggunaan format heading, bold, italic, underline
Dalam konteks platform Blogger, heading memiliki 3 jenis tingkatan: heading (h2), subheading (h3), dan minor heading (h4). Heading sudah terang merupakan judul blog (jika menggunakan h2), terkadang judul blog menggunakan h1 dan h3, semua tergantung template anda. Pastikan anda menggunakan sub judul pada artikel untuk memisah beberapa poin penting. Bagi search engine, ini merupakan aksentuasi penting dan ejawantah atau pemecahan judul utama (judul artikel). Jika halaman artikel anda menggunakan H2 sebagai judul, maka sub judul harus di bawahnya (h3 dan h4). Di WordPress, fitur ini bahkan hingga H6, namun H5 dan H6 dianggap kecil bobotnya, sehingga saya sarankan tidak digunakan di dalam post.

Penggunaan format bold (cetak tebal), italic (cetak miring), dan underline (garis bawah) juga memiliki fungsi penekanan, ketiganya di-markup oleh tag b, tag i, dan tag u. Pastikan menggunakan salah satu dari ketiga format tersebut untuk menunjukkan aksentuasi pada kalimat, kata, atau keyword penting. Yang perlu diperhatikan ialah jangan terlalu berlebihan.

Penggunaan bold, italic, dan underline melalui styling (CSS) tidak saya anjurkan, karena tidak dibaca Google. Gunakan eksklusif fitur bold, italic, dan underline di atas post editor atau gunakan fungsi control di keyboard (CTRL+B/I/U), karena menggunakan tag HTML dan bukan styling.

Kedua jenis aksentuasi tersebut membuat pembaca lebih mudah melaksanakan sorting atau perunutan konten serta menunjukkan fokus pada sesuatu yang ditekankan. Bagi search engine, penggunaan tag heading, bold, italic, dan underline menunjukkan informasi bahwa suatu kata, kalimat, atau bab tertentu memiliki nilai penting sehingga diberi bobot lebih.

10. Meta Deskripsi
Pastikan untuk selalu mengisi meta deskripsi post di dalam fitur search description, letaknya di panel/sidebar kanan bawah. Yang perlu diperhatikan ialah meta deskripsi harus unik, jangan asal comot dari artikel. Jika sama, maka tidak ada variasi keyword yang seharusnya penting. Lihat meta deskripsi sebagai fitur pemanis yang menguntungkan, jangan malas-malasan mengisinya. Sediakan beberapa menit untuk merancang meta deskripsi unik serta memiliki rangkaian keyword penting. Simak: Menggunakan dan Mengoptimalkan Meta Deskripsi Blogger. Saya tidak menyarankan penggunaan meta deskripsi dinamis dan otomatis, alasannya tampak tidak profesional, hanya pengulangan judul, spammy, berbahaya bagi SEO blog, dan tentu menunjukkan kemalasan pemilik blog.

11. Internal & external linking
Linking menuju posting lain yang bersifat referensial sangat penting. Bagi pengunjung, link-link di dalam post menunjukkan sekaligus mendorong pengunjung pada artikel lain yang menjadi referensi, baik artikel-artikel di dalam blog sendiri maupun blog/website lain. Mereka bisa menerima sumber informasi lebih mendalam pada suatu topik atau tema yang berkaitan dengan topik di dalam artikel yang dibacanya.

Internal linking membuat search engine mudah menemukan (memetakan) dan memberi bobot (pass pagerank) pada artikel lain yang dirujukkan. Internal linking juga memiliki manfaat dalam menunjukkan otoritas blog anda serta mengurangi bounce rate (dengan cara menambah pageview).

External linking bagi Google juga penting, alasannya Google akan melihat anda memiliki rujukan kemana saja, rujukan atau linkback ke situs berkualitas atau menjadi sumber akan membuat artikel anda natural, alasannya anda merujukkan hasil research atau pengutipan sumber dengan jelas. Bagi pengunjung eksternal linking menunjukkan kesan bahwa blog/situs anda memiliki relasi dengan situs lain, dan tidak menyendiri. Pastikan dengan benar kapan anda harus menofollow sebuah link eskternal apabila memang anda tidak yakin dengan kualitasnya. Tapi perhatikan bahwa anda harus menunjukkan penghargaan dofollow pada suatu link sumber dimana anda mengambil atau mengutip konten sebagai wujud atribusi kepada sumber aslinya. Jangan takut pass pagerank atau menunjukkan backlink, justru tidak wajar jikalau sebuah blog tidak memiliki link keluar sama sekali.

12. Anchor text
Anchor text ialah teks dimana sebuah link disisipkan. Saya sarankan untuk lebih membuat variasi terhadap anchor text, hindari anchor text yang selalu exact, atau sesuai dengan keyword yang ditarget, buat variasi dengan kata-kata lain yang memungkinkan. Upayakan meminimalisir atau bahkan tidak menggunakan anchor text yang terdiri dari hanya satu kata saja. Penguin telah menunjukkan kegarangannya dan kita mesti mewaspadai ini. Bahkan menurut saya, ketika ini variasi dengan sebaris kalimat sebagai anchor text justru tampak wajar dan tidak mengada-ada.
Selengkapnya:
13. Penggunaan gambar dan media visual lain
Penggunaan gambar juga menunjukkan nilai tersendiri terhadap search engine, selain tentu untuk pengunjung. Search engine akan melihat konten anda kaya, karena juga menggunakan media gambar sebagai bab dari konten. Gambar bisa digunakan sebagai infographic, sebuah media untuk memberikan ide, gagasan, analisis, tutorial, dll dalam bentuk gambar. Atau anda bisa menggunakan gambar untuk menunjukkan poin penting, misalnya menunjukkan bab tertentu dari sebuah software. Terlebih lagi jikalau anda menggunakan video anda untuk menjelaskan, membahas, atau menunjukkan suatu hal penting, maka value artikel anda lebih tinggi lagi.

14. Mengoptimalkan ukuran file gambar
Loading halaman web/blog masih menjadi informasi penting bagi search engine. Oleh karena itu, sebisa mungkin optimalkan media (terutama gambar) biar tidak mengganggu loading halaman artikel. Format gambar juga penting, jikalau anda hanya butuh gambar statis, tidak transparan, gunakan saja format ekstensi JPG, karena lebih ringan dan biasanya memiliki ukuran file lebih kecil. Kompres gambar dengan aneka macam tool yang tersedia, jikalau terpaksa harus menggunakan PNG untuk mengejar trasparansi dan kualitas, gunakan PNG compressor ini. Gunakan GIF jikalau memang benar-benar diperlukan untuk menampilkan animasi dan lakukan meningkatkan secara optimal (menambah kecepatan atau melaksanakan kompresi) jikalau memungkinkan.

15. Optimasi nama file gambar dan atribut ALT
Seperti dulu yang pernah saya bahas, nama file gambar (atau file apapun) yang kita upload akan memiliki direct link/url, sama menyerupai halaman web. Jika kita memberi nama file dengan baik dan benar sesuai konsep meningkatkan secara optimal keyword, maka file tersebut tidak akan sia-sia ketika kita sisipkan ke dalam konten. Makara pastikan untuk meluangkan waktu melaksanakan rename/memberi nama file dengan keyword penting sebelum diupload.
http://hostinggambar/ggglll/nama-file-akan-sangat-baik-diisi-keyword.jpg.
Jangan lupa pula menyisipkan alt text berisi keyword penting ke dalam tag gambar, fungsinya ialah sebagai text (dan anchor text jikalau diapit atribut link), sehingga teks tersebut akan terbaca juga oleh Google.