Latest News

10 Manfaat Pepaya yang Mengejutkan

Manfaat kesehatan pepaya meliputi pencernaan yang lebih baik, pinjaman sakit gigi, perbaikan sistem kekebalan tubuh dan promosi kesehatan jantung yang lebih baik. Pepaya juga dikenal sebagai kaki paw, pawpaw atau kepausan juga dipercaya mampu mencegah kanker. Pepaya, juga dikenal sebagai Carica Papaya, terkenal secara komersial dengan nilai gizi tinggi dan obatnya.


10 Manfaat Pepaya


Buah-buahan menyerupai pepaya sangat bermanfaat bagi tubuh Anda. Pepaya ialah sumber alami vitamin dan mineral yang penting untuk fungsi tubuh normal. Hal ini terkenal dengan cita rasa lezat dan warna matahari yang hangat dari tempat tropis dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Pepaya mampu dimakan sebagai buah, smoothie, milkshake, dan sebagai sayuran dalam bentuk mentah. Pepaya, buah basah berwarna cerise-oranye tidak hanya harum dan lezat tapi juga sangat sehat. Pepaya telah terkenal selama ratusan tahun dan pernah disebut "buah para malaikat" oleh Christopher Columbus.

Pepaya kaya akan nutrisi antioksidan menyerupai karoten, flavonoid dan vitamin C, serta vitamin B (asam folat dan pantotenat). Ini juga merupakan sumber serat dan mineral yang baik menyerupai magnesium. Bersama-sama, nutrisi ini membantu memperbaiki kesehatan kardiovaskular dan melindungi dari kanker usus besar.


Manfaat Kesehatan Pepaya

Kesehatan Pencernaan yang Lebih Baik: Pepaya biasanya digunakan untuk membantu pencernaan. Kehadiran papain, enzim super pencernaan, memperbaiki pencernaan dengan memecah protein dan juga membersihkan terusan pencernaan. Hal ini memastikan berkurangnya konversi protein menjadi lemak tubuh. Jika protein dalam makanan kita tidak dicerna dengan benar, mampu menjadikan radang sendi, konstipasi, diabetes, tekanan darah tinggi dan kondisi kesehatan lainnya.

Berat Badan: Pepaya juga indah untuk orang yang mencoba menurunkan berat tubuh secara alami. Memiliki semangkuk penuh pepaya sebagai camilan mid-evening atau mid-morning yang baik untuk kesehatan.

Mencegah Infeksi: Pepaya efektif untuk membunuh cacingan, sehingga menghindari infeksi dan komplikasi yang terkait dengannya.

Sifat Antikanker: Periset telah menemukan bahwa pepaya efektif melawan kanker payudara, pankreas dan lainnya. Ekstrak daun pepaya yang diperoleh dari daun kering menghasilkan efek anti-karsinogenik terhadap sel tumor yang ditanam di laboratorium. Hal itu diamati dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti University of Florida Nam Dang, dan rekan-rekannya di Jepang, bahwa efeknya lebih berpengaruh ketika sel diberi dosis teh yang lebih besar. Para ilmuwan mengekspos banyak sekali jenis sel yang terkena kanker ke ekstrak daun pepaya yang berbeda dan menemukan bahwa pertumbuhan tumor telah melambat dalam semua budaya. Buah ini telah menerima kredibilitas dan telah digunakan di banyak obat barat untuk daya antikankernya.

Perawatan Kulit: Pepaya dapat menjadi biro revitalisasi yang hebat, oleh karena itu obat ini banyak digunakan dalam kosmetik. Juga, pepaya digunakan di masker wajah buatan sendiri oleh banyak wanita. Papain membunuh sel-sel mati dan memurnikan kulit. Sifat menguntungkan dan enzim penyembuhan yang ada di pepaya membantu mengobati sengatan matahari dan kulit yang teriritasi. Pijat wajah yang baik menggunakan pepaya indah untuk kulit dan menghilangkan sel-sel mati. Jika Anda ialah orang yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di luar rumah, maka pepaya mampu sangat membantu, karena pepaya melawan radikal bebas yang menua kulit Anda. Kulit pepaya juga digunakan untuk menggosok pada wajah dan tangan untuk kulit yang sehat; Itu akan bekerja keajaiban untuk kulit Anda. Pepaya juga digunakan untuk mengobati kelainan kulit menyerupai eksim.

Peningkatan Kesehatan Jantung: Benih pepaya indah untuk kesehatan jantung. Memiliki tiga vitamin antioksidan kuat, yaitu vitamin A, vitamin C dan vitamin E, berarti pepaya sangat membantu dalam mencegah dilema menyerupai aterosklerosis dan penyakit jantung diabetes. Kehadiran fitonutrien pro karotenoid membantu mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh. Saat oksidasi kolesterol terjadi, ia menempel ke dinding pembuluh darah dan membentuk plak yang mampu menjadikan serangan jantung dan stroke. Vitamin E dan vitamin C yang didapat dari pepaya akan membantu mencegah kolesterol menempel ke dinding, sehingga menjaga kesehatan jantung. Sebagai sumber serat yang baik, pepaya juga membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Sertakan pepaya dalam makanan sehari-hari Anda sebagai camilan tengah malam untuk menjaga hati Anda tetap muda. Ini juga membantu dalam mengobati luka, luka dan bisul.

Mengurangi Jerawat dan Luka Bakar: Lateks yang diperoleh dari pepaya digunakan untuk merawat area pada kulit yang terkena jerawat. Bagian berdaging dari kulit pepaya mampu digunakan sebagai masker untuk menyembuhkan jerawat. Pola makan yang mencakup pepaya akan membantu menyembuhkan kondisi secara internal, membuat kulit menjadi bersih. 

Efek Anti-Inflamasi: Enzim hadir dalam pepaya, terutama papain dan chymopapain, mengurangi peradangan di banyak sekali episode tubuh.

Mengobati Sembelit: Adanya folat, vitamin C dan vitamin E di pepaya mengurangi mabuk perjalanan dengan menghasilkan efek tonik di perut dan di usus. Jus pepaya dan bentuk pepaya yang matang juga membantu pencernaan. Serat yang diperoleh dari buah membantu meningkatkan buang air besar. Peningkatan buang air besar membantu mengurangi berlalunya tinja, sehingga mengurangi efek sembelit.

Menstruasi: Jus pepaya mampu sangat membantu wanita dengan periode tidak teratur. Konsumsi pepaya hijau dan mentah juga dapat menormalkan ketidakteraturan dalam siklus periodik. Pepaya dianggap sebagai 'makanan panas', yang berarti menghasilkan panas dalam tubuh. Ini produksi berlebihan panas dalam tubuh merangsang hormon estrogen. Ini menginduksi periode pada betina. Oleh karena itu, pepaya dapat bermanfaat untuk menangani masa-masa sulit.

Peningkatan Imunitas: Konsumsi pepaya juga dikaitkan dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh. Penelitian yang dilakukan oleh Hiramoto, Imao, Sato, Inoue, dan Mori dari Jepang merupakan bukti bahwa antioksidan hadir dalam pepaya memainkan tugas penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia.


Pepaya Berbahaya Bagi Wanita Hamil


Pepaya diklasifikasikan sebagai berbahaya selama kehamilan. Hal ini dianggap sebagai buah 'panas'. Lateks, hadir dalam konsentrasi tinggi pada pepaya mentah dan semi matang, menjadikan kontraksi rahim yang mampu menjadikan aborsi. Hindari mengonsumsi pepaya mentah kalau sedang hamil.


Biji Pepaya Mengandung Zat Racun


Biji hitam dari pepaya mengandung jejak enzim yang disebut carpine, yang merupakan zat beracun potensial. Menurut informasi International BioPark Foundation perihal Tanaman Obat dari Amazon Peru, enzim ini dapat membuat pusat saraf menjadi mati rasa, yang dapat menjadikan kelumpuhan atau depresi jantung. Dalam beberapa kasus, penyempitan pembuluh darah juga terlihat, yang disebabkan karena Carpine atau carparine.