Latest News

Ditinggali Pengguna, Saham Twitter Menurun Drastis

Perusahaan besar Twiiter telah kehilangan saham nya sebesar $116.5 million pada kuartal terakhir dan gagal meingkatkan basis pengguna bulanan dari kuartal sebelumnya. Harga saham nya turun 14% setelah pengumuman pada Selasa (25/7).


CEO Twitter mengatakan, perusahaan yang ia kelola terus memperkuat sumber daya pekerjaan demi menggapai target yang sedang dijalani nya.

Twitter juga menyebutkan pengguna rata-rata bulanan di kuartal tersebut tumbuh 5% dari tahun sebelumnya menjadi 328 juta, namun tidak berubah dari sebelumnya. Sayangnya jejaring sosial tersebut tidak menyebutkan berapa jumlah pengguna aktif per harinya.

Jack juga menambahkan, Twitter terus mendorong biar prioritas perusahaan mampu tercapai. "Kami fokus mengakibatkan Twitter menjadi daerah terbaik untuk melihat dan membuatkan wacana segala hal yang sedang terjadi," katanya.


Masa depan Twitter masih gonjang-ganjing, baru-baru ini jejaring sosial itu telah menambahkan fitur penjualan dan jangkauan iklan. Tapi, citra buruk telah dialami Twitter, justru alat media umum itu dijadikan untuk memprovokasi, bullying dan penyalahgunaan.

Dilaporkan, sekitar 3 juta orang Amerika dan dunia berhenti mengakses Twitter. Namun demikian, jumlah pengguna internasional disebut-sebut mengalami peningkatan.

Platform media umum tersebut membukukan pendapatan sebesar $ 573,9 juta pada periode ini, juga mengalahkan perkiraan analis yang disurvei oleh Zacks $ 536,8 juta.