Latest News

Aplikasi Telegram Resmi Diblokir Oleh Pemerintah Indonesia

Telegram merupakan aplikasi pesan chatting yang memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pesan chatting diam-diam yang dienkripsi end-to-end sebagai keamanan tambahan. Dengan Telegram pengguna juga dapat membuatkan lebih dari sekedar gambar, video, file atau mengirim lokasi secara real time.

Saat ini lebih dari 100 Juta pengguna aktif yang tercatat pada tahun lalu, namun kabar buruk nya aplikasi tersebut telah resmi diblokir oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, Telegram versi situs web / dekstop tidak mampu diakses melalui ISP di Indonesia.


Pengguna internet Indonesia mulai mengeluhkan hal ini pada sore hari alasannya ialah mereka tidak dapat mengkasesnya. Menkominfo pun membenarkan hal tersebut bila ia telah memblokir layanan aplikasi pesan chatting itu.

Perlu diketahui, Telegram mempunyai fitur kemanan yang ketat termasuk enkripsi end-to-end bahkan enkripsi itu tidak dapat dipecahkan oleh siapapun. Oleh alasannya ialah itu, aplikasi tersebut dipercayai menjadi ajang perpesanan bagi kelompok teroris, terutama ISIS.

Kemungkinan pemerintah Indonesia memblokir aplikasi ini dengan alasan semua orang dapat menyebarkan informasi soal terorisme dengan mudah serta informasi radikal yang nantinya akan menjadi pelanggaran UU ITE. Meski begitu, Menkominfo belum mengumumkan duduk perkara pemblokiran ini.