Latest News

Inilah Penyebab Menulis Artikel Sering Tertunda

Menulis artikel sering tertunda?  Kasus menyerupai ini kadang menimpa seorang penulis atau bahkan jurnalis freelance surat kabar atau media lainnya.

Memang ada saja gangguan ketika proses menulis sedang berlangsung. Bisa dari pikiran kita sendiri atau dari faktor lain di luar kendali kita.

Ide yang sudah menumpuk di otak, mampu buyar seketika hanya alasannya yakni ‘pengacau’ tak diundang. Schedule artikel yang sudah tersusun rapi mampu mulur dari jadwal yang seharusnya.

Lima artikel yang ditargetkan dalam sehari mampu susut menjadi 2 artikel atau bahkan tak terealisasi satu pun. Sadis bukan?

'Bencana’ ini pun tak luput dialami juga oleh para blogger, termasuk saya. Anda tentu penasaran, apa saja ‘pengacau’ yang menimbulkan para blogger sering menunda artikel mereka? Mari kita bahas satu persatu.

Penyebab Menulis Artikel Sering Tertunda

Gangguan Teknis


1. Komputer error

Gangguan ini terjadi pada blogger yang ngeblog lewat piranti komputer atau laptop. Kerusakan komputer sangat menghambat proses menulis artikel. Ya iya lah, "komputer nggak hidup mau ngetik lewat mana?"

Kelangsungan ngeblog Anda tergantung cepat tidaknya menghandle kerusakan tersebut. Alternatif terbaik tentu lewat jasa warnet di sekitar rumah, atau pinjam komputer teman.

2. Mati Lampu

Gangguan ini sering bikin gregetan. Saat ilham mulai lancar terkoneksi dengan jari di keyboard, tiba-tiba ‘pet’ suasana menjadi gelap gulita. Arrggh, pingin marah tapi pada siapa?

Ide cemerlang di otak musnah seketika, artikel pun jadi tertunda. Draft artikel yang sebagian sudah tersusun, mungkin saja mampu hilang jikalau Anda lupa men-save nya. “Lalu pada siapa saya harus mengadu?”

Gangguan Non-Teknis


1. Media sosial

Saat ngeblog, biasanya blogger nyambi atau iseng-iseng nongkrong di media umum menyerupai Facebook, group di Google+, atau di forum dan komunitas.

Keisengan menyerupai ini tanpa Anda sadari mampu mengganggu konsentrasi Anda ketika menulis artikel.

Setiap detik selalu saja muncul update atau thread di media sosial. Terkadang ini mampu memancing Anda untuk sekedar nimbrung yang lama-lama mampu menghanyutkan Anda larut di dalamnya.

Ini mampu membuyarkan ilham yang sudah ter-konsep di pikiran. Fokus bikin artikel jadi melenceng - ngrumpi di media umum .

Terlebih ketika ada kenalan gres di Facebook (suit suit..), chatting menjadi jadwal utama yang mampu merusak semua rencana menulis Anda.

2. Statistik blog

Saya pun kadang tak habis pikir. Statistik blog seakan-akan punya daya magis yang membuat blogger selalu ingin melihatnya lagi..lagi..dan lagi..

Baca : hati-hati, statistik blog bikin blogger kecanduan

Alasan nya sederhana, “siapa tahu ada perubahan” Ngeselin kan? Padahal tanpa sering dilongok pun, pageview akan berubah jikalau memang ada yang datang ke blog Anda.

Akibat seringnya blogger bolak balik melihat statistik blog, konsentrasi dalam menulis akan pudar secara perlahan. Apalagi jikalau pageview ogah naik alias adem ayem tanpa ada lonjakan yang berarti.

Ini yang mampu merusak mood blogger hingga menjalar ke semangat blogger dalam menulis. Yang awalnya berkobar-kobar. pelan-pelan mampu redup akhir angka statistik pada blog.

3. Email penolakan Adsense

Saat review pertama Adsense, blogger giat update artikel setiap hari. Ini memang di sarankan. Disamping untuk menggenjot trafik, blog akan dinilai aktif oleh Google.

Nah, apa kesannya jikalau ternyata ada email penolakan? Langit serasa runtuh. Semangat ngeblog turun drastis.

Jika itu yang terjadi, jangankan untuk menulis artikel, melihat blog sendiri pun malasnya minta ampun. Kita disibukkan oleh pertanyaan “ apa yang salah dengan blog gue?

Tips Menulis Artikel hingga Tuntas


Saya punya sedikit tips ringan untuk Anda biar acara menulis yang sering tertunda mampu diantisipasi. Kalau mau ikut ya syukur, kalau nggak ya monggo kerso.

Berikut ini tipsnya.
  1. Saat menyalakan komputer atau laptop, koneksi internet jangan dinyalakan.
  2. Setelah komputer hidup, pasang musik kesukaan Anda. Usahakan musik yang slow biar otak tidak terlalu stres.
  3. Buka aplikasi MsWord pada komputer. Buat kerangka artikel yang terdiri dari judul, sub judul dan sub-sub judul jikalau memang ada.
  4. Selanjutnya, tuangkan ilham wacana sebuah topik artikel. Baik yang sudah tertanam dibenak Anda atau dari coretan pada kertas yang telah kita persiapkan.
  5. Untuk sementara jangan pedulikan kesalahan ketika proses menulis. Baik itu tanda baca, kesalahan kalimat atau yang lain nya. Teruslah mengetik hingga semua ilham dikepala habis tertuang di lembar MsWord Anda. Setelah final jangan lupa di save.
  6. Jangan membatasi jumlah kata ketika menulis artikel. Anda mampu menambah atau menguranginya ketika draft dikoreksi.
  7. Setelah draft artikel selesai, baca dengan bersuara biar setiap kejanggalan mampu diketahui semenjak awal. Koreksi lagi sammpai draft benar-benar sempurna.
  8. Ambil modem Anda, hidupkan koneksi internet. Buka halaman dasbor blogger. Ingat hanya halaman untuk membuat entri atau artikel. Jangan dulu browser ini itu.
  9. Copy draft artikel yang sudah dibuat, lalu pindahkan ke notepad terlebih dulu. Tujuan nya untuk menghilangkan script-script bawaan dari MsWord.
  10. Pada entri baru, tentukan judul artikel. Setelah itu salin artikel dari notepad ke halaman penulisan entri pada mode compose. Jangan lupa pasang gambar.
  11. Sempurnakan artikel Anda. Kalau perlu pratinjau untuk melihat preview artikel Anda. Saat semua sudah OK, klik Publikasikan.

Bisa di pahami - atau masih bingung? Tuliskan keluhan Anda pada kolom komentar. Semoga bermanfaat.

“SAY NO TO COPY PASTE” Wassalam.