Latest News

TNI Bersama Siswa Tanam Mangrove

DEMAK - Puluan anggota Koramil 06/Wedung, bersama Polri,  pemerintah kecamatan, dan ratusan siswa, menanam mangrove di bibir sungai Desa Babalan, Kecamatan Wedung, kemarin. Pelibatan pelajar dari sejumlah sekolah tersebut, untuk mendorong kepedulian mereka terhadap kelestarian alam.
Para pelajar yang menggunakan pakaian olahraga terlihat bersemangat meski badan mereka berair dan kotor terkena lumpur. Sebagian dari mereka berbaris saling bantu membantu membawa bibit mangrove yang berada di dalam perahu.
Para siswa itu berbaur bersama anggota TNI, Polisi Republik Indonesia dan warga lainya yang membuatkan kiprah dalam penanaman mangrove tersebut.
Pelda Abu Tolka yang mewakili Danramil 06/Wedung, menyampaikan penanaman tersebut sengaja melibatkan pelajar dan masyarakat, semoga mereka mempunyai kepedulian yang sama dalam upaya menyelamatkan alam, terutama pesisir pantai Wedung.


Kondisi alam sekitar pantai Wedung terus tergerus oleh abrasi. Jika tidak ada langkah bersama untuk penyelamatan, dikhawatirkan lahan yang terkikis erosi akan semakin luas.
''Tentu masyarakat yang bermukim di sekitaran pantai yang mencicipi dampaknya. Untuk itu mereka harus peduli menyelamatkan linkungannya,'' tuturnya.
Saat ini sudah terdapat hutan mangrove di pesisir pantai Demak, dari Sayung sampai Wedung. Hutan mangrove ter-bukti bisa mengurangi keganasan laju air maritim yang mengarah ke pantai. ''Sehingga, erosi pun bisa ditekan karea tertahan mangrove".
Keberadaan hutan mangrove sebagai bab dari ekosistem pesisir mempunyai fungsi ganda dalam kehidupan. Dari sisi lingkungan hidup, mangrove mempunyai kiprah sebagai benteng alamiah daratan dari terjangan erosi pantai, serta ekosistemnya mempunyai nilai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. "Adapun dari aspkep ekonomi, mangrove mempunyai nilai ekonomi baik dari kayu, buah maupun aneka macam biota yang berada di dalamnya," katanya.
Sekcam Wedung Dedy Riyadi mengajak serta menghimbau masyarakat untuk ikut menjaga mangrove yang telah ditanam semoga bisa tumbuh dan berkembang. Apabila nelayan melewati sungai ketika akan ke maritim semoga disempatkan melihat perkembangan mangrove tersebut. Apabila ada yang rusak terkena ombak sanggup segera dibetulkan, sehingga pertumbuhan mangrove menjadi lebih baik.