Latest News

Tips Memasang Kode Iklan Adsense Lengkap dan Gamblang

Memasang arahan unit iklan Adsense pada blog yakni wajib hukumnya bagi publisher Adsense, tak terkecuali yang masih dalam masa review.

Kode unit iklan yakni serangkaian arahan java script untuk disematkan pada blog melalui widget atau pun lewat edit html pada template.

Sebagai penayang Adsense, arahan inilah yang akan memunculkan iklan Adsense untuk di klik oleh pembaca yang nantinya akan mengalirkan pundi-pundi dolar ke rekening Anda.

Bagi pemain Adsense pemula, kabar full approved yakni info yang menggembirakan namun juga membingungkan. Pertanyaan ibarat ini yang biasanya sering muncul
  • “bagaimana cara memasang iklan di blog?”
  • “kenapa kok iklan masih blank?”
  • “unit iklan apa yang harus saya buat?”

Dan sederetan tanda tanya besar lainnya yang masih menumpuk di benak mereka. Untuk itu saya bantu Anda lewat materi lengkap cara memasang arahan Google Adsense tersebut.

Kasus ini menggelitik saya untuk menulis artikel ini. Meski banyak blogger lain yang sudah lebih dulu menerbitkan nya, namun saya jamin materi dalam artikel ini lebih lengkap dan terperinci untuk Anda ikuti.

Sudah siap kopi dan cemilan? Kita eksklusif k tekape.

Tips Memasang Kode Iklan Adsense

1. Memilih arahan unit iklan


Sebagai publisher pemula, menentukan model iklan kadang di lakukan secara sembarangan. Umumnya hanya memalsukan dari blog lain tanpa tahu kinerja dari iklan tersebut.

Hasilnya apa? Terlalu banyak membuat arahan iklan tapi hasilnya banyak yang tidak terpakai (terpasang).

Memilih unit iklan, nggak perlu terburu-buru. Survey dulu ke beberapa forum atau ke blog-blog Adsense yang sudah berpengalaman.

Kalau perlu cari di Google, ukuran iklan apa yang terbaik untuk di pasang pada blog dan mampu mendatangkan CPC (cost per click) / BPK (biaya per klik) yang tinggi.

Saya sarankan, pilih yang direkomendasikan oleh Google untuk  ukuran unit iklan yang sudah terbukti memiliki kinerja yang bagus pada blog dan memiliki peluang tinggi dalam meningkatkan pendapatan Adsense Anda, antara lain:

Model teks dan gambar :
  • Large rectangle 336x280
  • Medium rectangle 300x250
  • Automatic size responsive
  • Leaderboard 728x90
  • Large skyscraper 300x600
  • Large mobile banner 320x100 (untuk dipasang pada versi mobile)

Model link tautan :
  • Vertical x-large 200x90
  • Vertical large 180x90

Simpan semua arahan iklan yang telah Anda buat pada notepad atau MsWord. Beri keterangan yang terperinci untuk tiap-tiap arahan iklan, biar ketika akan membongkar pasang iklan pada blog, kita tak perlu lagi login ke dasbor Adsense.

2. Memasang arahan iklan


Memasang iklan Adsense pada blog mampu di lakukan dengan tiga cara, tergantung kebutuhan dan tingkat kesulitannya.

Meski terlihat mudah, namun ada cara tertentu dalam memasang iklan Adsense yang butuh ketelitian, selera kepantasan dan keahlian tertentu. Perhatikan baik-baik caranya di bawah ini.

a. Melalui widget (cara termudah)


Ini cara paling mudah dilakukan meski Anda seorang Adsense pemula. Namun kelemahan dari cara ini adalah, iklan tidak mampu ditampilkan dalam artikel. Hanya sekedar muncul di header, atas blogpost, bawah blogpost dan di sidebar.

Berikut tahapan nya :
  1. Tentukan posisi iklan dengan menyesuaikan ukuran iklan yang akan di pasang.
  2. Dari dasbor blogger, pilih tata letak.
  3. Klik goresan pena tambahkan gadget kemudian pilih html/javascript. Letakkan arahan iklan yang sudah Anda buat pada kotak konten. Klik simpan.
  4. Setelah di pratinjau, klik simpan setelan.
  5. Selesai.

Mudah bukan?

b. Melalui Edit HTML pada template (sedikit sulit)


Cara yang kedua ini sering dipakai blogger yang ingin menampilkan iklan di bawah judul artikel, tengah artikel atau pada final artikel.

Perlu di ingat, hanya ukuran iklan tertentu yang mampu di pasang di dalam artikel. Biasanya model iklan rectangle dan tautan link yang cocok dan berkinerja baik.

Ada beberapa variasi cara memasang iklan dalam postingan. Untuk lebih lengkapnya, silahkan lihat pada sub judul berikutnya pada artikel ini.

c. Manual one by one


Saat Anda diterima Adsense dan artikel pada blog sudah banyak, cara ini mungkin sedikit merepotkan. Kita harus memasang arahan iklan pada tiap artikel satu per satu secara manual.

Meski capek tapi hasil nya lebih rapi dan memuaskan. Ada 3 jenis arahan iklan yang saya rotasi posisinya pada setiap artikel. Ini membuat tampilan iklan pada tiap artikel mampu lebih bervariasi sehingga tidak membosankan di mata pengunjung blog.

Untuk penerapan pada artikel, arahan iklan tak perlu di parse. Pilih posisi iklan dan letakkan arahan nya melalui mode html (bukan compose), lalu klik perbarui. Beres.

3. Variasi memasang arahan iklan dalam postingan


Untuk cara memasang arahan Adsense di dalam postingan, “kode iklan harus sudah di parse”. Jika tidak, template Anda akan menolak, sehingga iklan tidak akan muncul.

Salin arahan iklan Adsense Anda, lalu parse terlebih dulu DISINI.

Menyambung dari poin b di atas, berikut yakni beberapa variasi pemasangan arahan iklan dalam postingan.

Bawah Judul Artikel


Masuk ke menu template, pilih edit html. Gunakan ctrl+F, cari arahan <data:post.body/>. Biasanya ada 2 atau 3 kode, pilih urutan yang kedua.

Letakkan arahan di bawah ini sempurna di atas arahan <data:post.body/>.

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div style='float:left ;padding-right:10px'>
POSISI KODE IKLAN SETELAH DI PARSE
</div>
</b:if>

Untuk mengatur posisi iklan, ganti goresan pena merah left (kiri) menjadi right (kanan).

Simpan template.

Akhir Postingan


Agar iklan mampu muncul di final postingan, letakkan arahan ini sempurna di bawah arahan <data:post.body/>.

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><div style='text-align: center;'>
POSISI KODE IKLAN SETELAH DI PARSE
       </div>
</b:if>

Ubah goresan pena merah center untuk mengatur letak iklan sebelah kiri atau kanan (left, right).

Simpan template.

Tengah Postingan


Pada edit html, ganti arahan <data:post.body/> dengan arahan di bawah ini

<div expr:id='"sponsor1" + data:post.id'></div>
<div style="clear:both; margin:10px 0">

POSISI KODE IKLAN SETELAH DI PARSE

</div>
<div expr:id='"sponsor2" + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type="text/javascript">
var obj0=document.getElementById("sponsor1<data:post.id/>");
var obj1=document.getElementById("sponsor2<data:post.id/>");
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(" ");
if(r>0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+1);}
</script>


Lalu klik Simpan template.

Pada Paragraf Pertama


Pada edit html, ubah arahan <data:post.body/> dengan arahan INI.

Untuk mengatur posisi iklan rubah goresan pena center (warna merah) dengan left atau right.

Anda juga mampu mengubahnya biar iklan muncul pada paragraf kedua, ketiga atau keempat. Ubah nilai “0” (tulisan warna biru) menjadi 2 ,3 atau 4.
Iklan juga mampu Anda pasang pada posisi H2, H3, atau H4, caranya rubah goresan pena &quot;br&quot (warna hijau) menjadi H2, H3 atau H4.

4. Menentukan posisi iklan


Ada tiga hal yang sangat besar lengan berkuasa terhadap naik turunnya dolar Adsense Anda yaitu ukuran iklan, penempatan iklan dan trafik pengunjung.

Untuk ukuran iklan sudah saya jelaskan di atas. Step berikutnya yakni menempatkan iklan pada posisi yang tepat.

Pengertian ‘posisi yang tepat’ yakni iklan yang berhadapan eksklusif dengan mata pembaca. Di manakah itu?  “DALAM POSTINGAN”.

Apakah di header dan sidebar kurang efektif?

Iklan Adsense boleh Anda pasang pada header dan sidebar tapi cukup tampilkan hanya pada homepage saja.

Saat pengunjung membaca postingan Anda, mereka akan fokus hanya pada artikel. Secara logika, iklan dalam artikel yang lebih mereka perhatikan.

Lalu bagaimana cara menampilkan iklan biar muncul hanya pada halaman homepage? Baca sub-judul di bawah ini.

5. Menampilkan iklan hanya pada halaman tertentu (homepage)


Meskipun ketika ini Adsense tidak membatasi penempatan jumlah iklan, tapi menurut saya, untuk hasil BPK yang lumayan cukup pasang maksimal 3 unit iklan dalam satu halaman.

Meski begitu, Anda mampu memasang 6 unit iklan sekaligus dalam blog Anda, hanya saja penempatannya perlu dipecah biar tiap halaman muncul hanya 3 unit iklan saja. Terdiri dari 3 unit iklan pada halaman artikel dan 3 unit khusus hanya pada tampilan homepage.

Berikut cara memasang iklan biar muncul hanya pada halaman homepage (beranda).

Masuk ke tata letak, pilih tambahkan gadget.

Masukkan arahan iklan yang akan di pasang pada kolom konten.

Beri judul widget tersebut dengan nama IKLAN, SPONSOR, atau ADVERTISEMENT terserah Anda, lalu simpan.

Pindah ke menu Template, klik edit HTML. Dengan ctrl+F, ketik kan judul widget yang tadi Anda buat. Tampilan dari arahan widget di template Anda mungkin ibarat di bawah ini (tanpa goresan pena berwarna merah).

<b:widget id='HTML11' locked='false' title='JUDUL WIDGET' type='HTML'>
      <b:includable id='main'>
  <b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'><!-- only display title if it's non-empty -->
  <b:if cond='data:title != &quot;&quot;'>
    <h2 class='title'><data:title/></h2>
  </b:if>
  <div class='widget-content'>
    <data:content/>
  </div>
</b:if></b:includable>
    </b:widget>

Tambahkan goresan pena berwarna merah <b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'> dan </b:if> pada arahan widget di template Anda. Sesuaikan letak penempatan nya ibarat pada arahan di atas.

Setelah itu klik simpan template, dan lihat hasilnya.

Update:

Dengan cara yang masih sama, berikut saya tambahkan beberapa arahan script, biar iklan mampu kita atur kemunculannya pada halaman tertentu yang lain pada blog Anda, antara lain :

a. iklan muncul di semua halaman, kecuali homepage saja :

<b:if cond='data:blog.url != data:blog.homepageUrl'>..........</b:if>

b. iklan hanya muncul di halaman postingan saja

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>..........</b:if>

c. iklan muncul di semua halaman kecuali postingan

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>..........</b:if>

d. iklan hanya muncul di postingan tertentu

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;alamat-postingan&quot;'>..........</b:if>

e. iklan hanya muncul di halaman static

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>..........</b:if>

f. iklan muncul di semua halaman, kecuali halaman static

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>..........</b:if>

6. Mengatasi loading iklan Adsense


Terlalu banyak iklan yang terpasang, mampu berakibat negatif pada loading blog. Untuk menyiasati itu, saya ada sedikit trik yang saya dapat dari blognya mas Gee Jhon (portal-uang.com) dan saya hadirkan kepada Anda.

Secara default, teladan tampilan arahan iklan adsense yakni ibarat ini :

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- blog si kuya 300x250 -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:250px"
     data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxx"
     data-ad-slot="xxxxxxxx"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Agar beban loading iklan rada enteng, letakkan script js dari arahan iklan tersebut (tulisan berwarna biru) sempurna di bawah arahan </b:skin> pada template Anda.

Tambahkan judul script pada arahan tersebut biar mudah di temukan. Tampilan utuh nya pada template Anda nantinya akan ibarat ini :

</b:skin>
<!-- Script Google Adsense -->
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>

Selanjutnya, ketika memasang arahan iklan adsense pada blog, di mana pun itu, arahan script js tersebut tak perlu lagi di sertakan, alasannya sudah terpasang secara otomatis pada template Anda.




7. Memasang arahan iklan responsif


Semakin mudahnya saluran internet dari bermacam jenis platform (tablet, android, seluler, dll) berimbas terhadap tampilan iklan pada website atau blog.

Iklan responsif termasuk fitur gres dari Adsense guna menjawab perubahan pola masyarakat dalam menikmati internet.

Model iklan ini mampu menyesuaikan ukurannya sesuai tampilan layar pembaca. Namun, Anda pun mampu merubah format nya biar tayangan iklan yang muncul sesuai dengan posisi dan ukuran yang kita harapkan.

Ini yakni teladan tampilan default arahan iklan responsif.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!—nama iklan -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxx"
     data-ad-slot="xxxxxxxxx"
     data-ad-format="auto "></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Anda hanya boleh merubah model format nya saja, dari "auto" ke model yang telah di tetapkan. Ada 4 pilihan format yang mampu Anda atur ketika iklan hendak di pasang pada blog.

Default (auto), bila arahan di biarkan dalam format auto, bentuk iklan yang muncul mampu horizontal, vertical (skyscraper), rectangle (kotak), dan iklan besar (billboard) tergantung dari penempatan iklannya.

Horizontal, lebih cocok di pasang pada header atau bawah blog post. Bentuk iklan yang akan muncul biasanya model persegi mendatar.

Vertical, sangat pas bila di pasang pada sidebar. Ini alasannya iklan yang keluar umumnya berbentuk tegak menjulang.

Rectangle, format ini sesuai bila iklan ditempatkan dalam artikel (di bawah judul, tengah posting atau juga final artikel). Bentuk iklan yang muncul biasanya model kotak sedang dan besar.


Dalam praktek nya, Anda mampu membuat dua format sekaligus dengan dipisahkan oleh tanda koma. Contohnya “auto, rectangle” atau “auto, vertical”.

Penutup


Pesan dari saya, sebelum memasang arahan iklan pada blog, perhatikan aturan yang telah di tetapkan oleh Adsense tentang penempatan iklan, biar iklan yang terpasang mampu maksimal serta akun Anda aman.

Baca selengkapnya di Kebijakan Penempatan Iklan.

Tips di atas saya buat untuk memudahkan Anda memasang iklan Adsense. Besar kecilnya pendapatan Anda, tergantung dari trafik pengunjung dan jumlah klik yang Anda peroleh.

Jika ada kendala atau masalah, silahkan masukkan pada kolom komentar. Semoga bermanfaat.

Sebaiknya ini juga dibaca bos....


Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.