Latest News

Pelegalan Taksi Online Bertambah Kuat

CaraTips.info - Pelegalan Taksi Online Bertambah Kuat, Rancangan revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 32 Tahun 2016 ihwal Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, Kemenhub bakal menguatkan legalitas taksi online. Permenhub memperlihatkan penjelasan taksi online itu sebagai angkutan sewa khusus. Definisi angkutan sewa khusus yaitu pelayanan angkutan dari pintu ke pintu dengan wilayah operasi dalam daerah perkotaan. Angkutan disediakan dengan cara menyewa kendaraan berikut pengemudi dan pemesanan memakai aplikasi berbasis teknologi informasi.


Uji publik Permenhub telah dilaksanakan, uji publik lanjutan akan dilakukan dalam dua ahad ke depan. Kemenhub menargetkan, aturan sanggup disahkan bulan ini.  Uji publik wajib dilakukan sebelum suatu regulasi ditetapkan. Dalam uji publik, pemerintah meminta masukan dari banyak sekali lapisan masyarakat, termasuk akademisi, komunitas, organisasi, LSM, dan stakeholder sterkait. Nantinya masukan, dibahas bersama, untuk dijadikan materi dalam penyempurnaan regulasi.  Terdapat 10 pokok materi krusial dalam revisi Permenhub 32 Tahun 2016, mencakup jenis angkutan sewa, ukuran cc kendaraan, tarif, kewajiban STNK berbadan hukum, pengujian berkala/KIR, pul, bengkel, pajak, jalan masuk dashboard, dan sanksi.

Revisi UU bekerjasama Taksi Online

Kemenhub juga memutuskan, kendaraan beroda empat dengan kapasitas mesin 1.000 cc sanggup dipakai untuk taksi online. Keputusan ini merupakan revisi atas kebijakan sebelumnya yang menyatakan taksi online minimal berkapasitas mesin 1.300 cc.

Salah satu yang diapresiasi dalam uji publik itu menyangkut batasan kapasitas mesin kendaraan taksi online minimal 1.000 cc. Jadi, lowcost green car sanggup masuk. Kalau yang lama, batas minimal 1.300 cc.  Kemenhub mengubah aturan ini biar selaras dengan kebijakan pemerintah secara keseluruhan yang ingin mengedepankan konsep kendaraan beroda empat ramah lingkungan. Seperti diketahui, kendaraan beroda empat 1.000 cc cenderung lebih ramah lingkungan dibanding kendaraan berkapasitas mesin lebih besar. hal itu juga juga mempertimbangkan masukan dari masyarakat. Banyak yang menyuarakan biar kendaraan beroda empat 1.000 cc sanggup dipakai untuk taksi online.  Alsannya setiap kendaraan yang dilepas ke pasar sudah melalui tahapan pengujian oleh Kemenhub.