Latest News

Apa yang Dilakukan Visitor di Blog Anda?

Mengamati perilaku visitor saat ada di blog. Pernahkah Anda berpikir “apa sih yang di lakukan visitor di blog GUE?

Nah, silahkan eksplorasi sendiri untuk menemukan perilaku visitor pada blog Anda. Jika malas, jangan kaget jikalau banyak pengunjung yang nantinya datang namun tak kembali.

Visitor blog atau website hakekatnya yaitu insan dengan perilaku yang masing-masing tidak sama.

Anda harus tahu karateristik visitor atau pengunjung pada blog Anda. Mereka umumnya punya sifat manja, bukan penyabar, dan ingin semua nya serba mudah.

Apa yang Dilakukan Visitor di Blog Anda?

Di bawah ini yaitu perilaku visitor secara umum ketika berkunjung ke sebuah blog.

Melihat desain blog (template)


Desain blog menjadi titik visual pertama seorang visitor. Tata letak yang tidak beraturan membuat visitor segera beranjak pergi. Itu artinya, desain blog anda tidak menarik. Hanya satu pageview Anda dapat dari satu visitor. Rugi bukan?

Komponen desain sebuah website terdiri dari header, postingan, sidebar dan footer. Pada header, mata visitor akan tertuju pada logo blog serta beberapa menu yang ada di sana. Untuk postingan tergantung dari menarik tidaknya judul dan isi postingan.

Pada sidebar, widget yang sering dilihat biasanya hanya popular dan recent post, sedangkan untuk footer jarang sekali diperhatikan.

Membaca artikel yang dituju (pos)


Ini kebiasaan visitor yang masuk dari mesin pencari. Fokus utama mereka murni pada konten. Selesai membaca, mereka akan menekan tombol ‘close’ dan hengkang dari blog.

Durasi akan sedikit lama jikalau artikel yang mereka baca sesuai dengan apa yang mereka cari. Materi yang menarik dengan komposisi kata yang lumayan panjang, mampu membuat visitor betah berlama-lama di blog kita.

Selanjutnya, mereka akan berkeliaran menelusuri blog untuk menemukan artikel yang lain.

Masuk ke menu home


Sangat jarang visitor masuk ke menu Home (beranda). Hal ini pun jarang saya lakukan ketika masuk ke blog orang. Pengunjung yang masuk ke menu ini, hanya sekedar ingin tahu wacana konten yang ada di blog.

Menu home menyerupai poros sebuah blog. Dari sini mereka akan memilih link mana yang akan diklik.

Scroll naik turun halaman web untuk mencari sesuatu yang menarik pada blog. Nihil nya konten yang unik, akan membatalkan niat mereka jalan-jalan di blog dan segera bergegas pergi.

Melihat sekilas menu navigasi di header


Menu navigasi pada header di pandang sebagai hiasan pemanis desain bagi mereka yang awam wacana ngeblog. Kata pada tag menu hanya dilihat secara sepintas, jarang diklik oleh mereka.

Bagi seorang blogger, menu ini merupakan penunjuk arah. Setiap menu akan di telusuri satu persatu. Menu yang menggoda, tentu akan dipilih oleh mereka.

Melirik judul pada popular post dan recent post


Inilah kebiasaan yang sering dilakukan oleh pengunjung. Karena letaknya bersebelahan dengan artikel, widget popular post atau pun recent post sering di lirik pengunjung.

Pengunjung lebih suka melihat judul-judul pada kedua widget tersebut. Bagi mereka itu sudah cukup mewakili isi dari blog.

Namun ada sebagian blogger yang menampilkan kedua widget tersebut di episode bawah postingan. Menurut saya, itu kurang menguntungkan, kecuali blog kita sudah cukup di kenal dan memiliki pembaca setia.

Melihat label dan kategori


Label dan kategori termasuk navigasi yang penting dalam blog. Widget ini fungsinya membagi konten ke dalam beberapa kelompok artikel dengan topik yang sama. Tujuan nya untuk mempermudah visitor menjelajah blog.

Sayang nya, visitor yang belum paham wacana komposisi blog jarang mengeklik label atau kategori. Menu ini masih terasa abnormal bagi mereka.

Berbeda dengan visitor dari kalangan blogger. Melalui label atau kategori tentu lebih mudah menemukan informasi wacana topik yang sesuai dengan niche blog mereka.

Membuka file arsip (archive)


Meskipun jarang, ada sebagian visitor blog yang mampir ke menu arsip. Umumnya mereka ingin tahu umur blog dan jumlah postingan yang telah diterbitkan.

Halaman arsip kadang sengaja tidak ditampilkan oleh pemilik blog. Sebagian beralasan untuk menghindari duplikat konten.

Menjelajah daftar isi (sitemap)


Alternatif terakhir pilihan visitor jatuh pada daftar isi yang memuat semua judul artikel. Daftar isi menjadi pilihan pengunjung ketika sulit menemukan judul artikel.

Dari sini pengunjung merasa lebih leluasa menentukan bacaan apa yang akan mereka ambil dari deretan judul yang tersaji.

Memberikan komentar


Tak dipungkiri, tidak semua pengunjung datang untuk memberi komentar. Meninggalkan jejak pada kolom komentar sangat jarang dilakukan oleh blogger. Itulah sebabnya banyak visitor belum tentu banyak komentar.

Inilah beberapa alasan, kenapa pengunjung tidak memberi respon pada kolom komentar.
  • Artikel kurang menarik
  • Judul dan isi tidak nyambung
  • Loading halaman terlalu lama
  • Materi hasil copy paste
  • Kosakata dan tata bahasa tidak komunikatif

Menge-klik iklan


Kebiasaan klik iklan pada blog bersumber dari dua jenis visitor, yaitu

a. Pengunjung blogger

Pengunjung jenis ini sangat jarang mengeklik iklan yang terpajang pada blog. Segala bentuk rayuan manis dari iklan media online mudah mereka kenali.

b. Pengunjung biasa

Iklan dirancang sedemikian rupa untuk memikat pembaca. Bisa melalui kata dalam kalimat, gambar, ataupun kombinasi keduanya.

Pengunjung yang ‘buta’ wacana iklan di media online sangat mudah terpancing oleh rayuan ajal sebuah iklan. Prediksi selanjutnya tentu menjurus ke agresi ‘klik iklan’.

Memperhatikan Rank Alexa blog


Ini kebiasaan blogger ketika blogwalking. Tiap blogger umumnya memasang tool alexa pada browser mereka. Peringkat Alexa suatu blog mampu pribadi diketahui dari tool tersebut.

Sebelum menjelajah blog lebih jauh, pengunjung dari kalangan blogger akan memeriksa berapa rank Alexa blog kita.

Peringkat alexa yang indah akan menambah kredibilitas blog Anda di mata mereka. Hal ini tentunya membuat konten kita mudah diterima dan lebih dipercaya kualitasnya.

Penutup


Setiap visitor membawa perilaku yang berbeda. Ada feedback yang di hasilkan dari setiap kunjungan. Bisa menguntungkan atau juga merugikan bagi blog.

Amati perilaku mereka ketika ada di blog kita. Gunakan Google Analytic untuk merekam karateristik dari pengunjung yang datang.

Melalui data pada Google Analytic, mampu kita ambil langkah konstruktif untuk meningkatkan trafik blog Anda.

Sekian dari saya. Semoga artikel wacana perilaku visitor ini mampu bermanfaat.

Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.