Latest News

9 Tips Sukses Membangun Bisnis eCommerce

Membangun urusan ekonomi e-commerce, tak ada bedanya dengan merintis perjuangan di dunia nyata. Ada penjual yang butuh pembeli. Media elektronik merupakan sarana dalam bertransaksi yang membedakan e-commerce dengan urusan ekonomi yang kasat mata.

Itulah gambaran cikal bakal muncul nya istilah e-commerce yang secara harfiah di artikan sebagai perdagangan elektronik (electronic commerce).

Namun arti nya tidak sesederhana itu. Secara spesifik, urusan ekonomi eCommerce bisa dijabarkan ibarat berikut:
  1. Perdagangan lewat jaringan komputer yang terkoneksi dengan internet.
  2. Aktivitas urusan ekonomi online produk barang dan jasa
  3. Transaksi perpindahan hak kepemilikan barang/jasa melalui komputer

    Semakin berkembangnya teknologi internet, lingkup transaksi media elektronik pun makin menjalar ke semua sektor. Akibatnya, model urusan ekonomi e-commerce terpecah menjadi beberapa jenis, yaitu :
    1. Business to bussiness – transaksi antar perusahaan
    2. Business to consumers – transaksi antar perusahaan dengan konsumen nya
    3. Business to government – transaksi perusahaan dengan instansi pemerintah
    4. Consumer to consumers – transaksi antar individu
    5. Mobile commerce – transaksi lewat ponsel

      Yang menjadi magnet dalam urusan ekonomi ini yakni besaran investasi dan biaya-biaya rutin yang tidak terlalu mahal dibanding dengan membuka perjuangan secara konvensional (fisik).

      Namun begitu, intinya tetaplah sama yaitu mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan mengandalkan investasi se-efisien mungkin tanpa harus meninggalkan efektivitas sistem dari administrasi sebagai power dalam mesin urusan ekonomi tersebut.

      Telah banyak bukti konkrit dari situs e-commerce lokal maupun dunia yang kini telah merajai pangsa pasar urusan ekonomi online ini.

      Tengok saja Flippa, eBay, oDesk, Amazon, Alibaba Group yakni beberapa teladan website yang dinobatkan sebagai situs e-commerce terbesar di dunia. Untuk area domestik, kini mulai bermunculan situs yang berhasil menancapkan keberadaan nya di dunia internet ibarat OLX, Bukalapak.com, Tokopedia , Elevenia, dan lain-lain.

      Dalam urusan ekonomi e-commerce, tak ada yang tak mungkin. Siapapun Anda, bisa ikut ‘mengadu nasib’ di urusan ekonomi ini.

      Berikut beberapa tips yang bisa Anda kembangkan untuk memulai urusan ekonomi perdagangan melalui media elektronik ini.

      Tips Sukses Membangun Bisnis eCommerce

      Tips Sukses Membangun Bisnis E-commerce


      1. Jangan terburu-buru


      Berikut pendapat keliru yang sering kita dengar :

      Memulai urusan ekonomi online itu mudah. Anda hanya perlu produk yang sempurna dan komputer dengan koneksi internet. Cukup duduk di depan komputer untuk membuat sebuah website sambil sepanjang hari menonton video tutorial urusan ekonomi online. Setelah website Anda selesai, taraa! Sebuah situs web e-commerce telah Anda miliki.

      Setelah memiliki dan menjalankan website, urusan ekonomi Anda akan sukses.

      Inilah pemahaman yang ngawur dan salah kaprah. Tak semudah ibarat yang Anda bayangkan. Kesalahan pengusaha online pemula yakni terburu-buru merilis situs web mereka di internet.

      Perlu diingat bahwa sebuah situs web tidak mendatangkan pengunjung dengan sendirinya. Tidak pernah ada kasus di mana sebuah toko online yang gres berdiri, orang lalu akan berbondong-bondong mendatanginya. Lain dongeng jikalau Anda sudah punya merek yang mapan.

      Jika terlalu dini dan terburu-buru meluncurkan situs e-commerce, saya pastikan Anda akan gagal.

      Sebelum meluncurkan situs e-commerce (dalam hal ini website), pastikan bahwa Search Engine Optimization menjadi prioritas utama Anda. Selain SEO, biarkan orang tahu jenis dan abjad urusan ekonomi yang sedang Anda jalankan melalui acara iklan berbayar atau lewat promosi di media sosial.

      Disamping itu, hal ini sangat  bergantung dari besarnya investasi yang kita tanamkan. Yang perlu diingat lagi yakni batasan cakupan pasar haruslah sesuai dengan pelayanan yang diberikan.

      2. Pengaruhi pembeli lewat kompensasi nyata


      Di dunia nyata, perilaku pembeli dipengaruhi oleh kemampuan untuk mencium, menyentuh, melihat dan mencicipi secara eksklusif sebuah produk sebelum membuat keputusan pembelian.

      Di e-commerce, semua perilaku tersebut mustahil untuk dilakukan sebab semua berjalan secara online.

      Inilah kelemahan terbesar dari urusan ekonomi media elektronik ini yang bisa Anda manfaatkan. Untuk itu, Anda butuh kompensasi untuk meyakinkan pembeli.

      Sebagai contoh, jaminan uang kembali (cash back), diskon harga besar-besaran, pengiriman gratis hingga di tempat, dan beberapa manfaat lain yang bisa mengubah perilaku konsumen untuk membeli.

      3. Selalu bereksperimen


      Eksperimen yakni sesuatu yang wajib dan harus selalu Anda lakukan. Tujuannya tentu untuk menemukan formula terbaik untuk market Anda.

      Berapa banyak investasi pada sistem e-commerce yang mandeg di tengah jalan, beberapa bulan setelah peluncuran perdana nya?

      Sebagai pemilik bisnis, berpikir lah ibarat pelanggan Anda dan mulai memilah mana yang berhasil dan mana yang tidak.

      4. Pelayanan dan Interaksi


      Ini berkaitan dengan dengan pelanggan Anda. Perlu diingat bahwa pelanggan lebih memilih berurusan dengan insan nyata, bukan mesin atau robot. Jika calon konsumen melihat sebuah perusahaan mau melayani dan berinteraksi dengan pelanggan, dengan senang hati mereka akan menjadi pelanggan dari urusan ekonomi Anda.

      Apalagi di periode digital ketika ini, media umum yakni sarana terbaik untuk menjangkau pelanggan Anda. Untuk beberapa alasan, media umum yakni jantung yang berdetak dalam urat nadi urusan ekonomi mereka. Tanpa mereka, urusan ekonomi pasti akan mati.

      Media sosial menunjukkan pandangan yang obyektif ke dalam hati dan pikiran pelanggan Anda. Oleh sebab itu, akan sangat bermanfaat jikalau pemilik urusan ekonomi ibarat Anda terlibat dalam proses ini.

      5. Aksesibilitas Mobile


      Saat ini, banyak orang yang terhubung ke internet melalui perangkat mobile. Lewatlah sudah hari-hari ketika orang hanya akan duduk sepanjang hari di depan komputer mereka di rumah hanya untuk online.

      Jika urusan ekonomi Anda tidak memiliki aksesibilitas ponsel (mobile), Anda akan kehilangan persentase yang besar dari urusan ekonomi Anda dikalahkan oleh perusahaan pesaing Anda yang bisa menjangkau market mereka melalui perangkat mobile.

      6. Optimalkan website Anda untuk Search Engine


      Mayoritas acara online di dunia berasal dari seruan pencarian pada mesin pencari. Tidak satu pun situs web di Internet ketika ini yang ditemukan tanpa tunjangan mesin pencari.

      Oleh sebab itu, optimal kan website Anda supaya selalu berada di puncak hasil pencarian  dari setiap pengguna.

      Apa gunanya urusan ekonomi yang profitable, jikalau kesannya orang tidak dapat menemukan produk Anda, betul tidak?

      7. Kumpulkan data pelanggan


      Jika berencana untuk melaksanakan pemasaran yang ditargetkan untuk meningkatkan urusan ekonomi Anda maka data pelanggan yakni sangat penting. Data Pelanggan mengandung gosip terkait yang akan membantu Anda dalam menargetkan jenis pelanggan yang sempurna untuk menjual produk tertentu.

      Tanpa data pelanggan, Anda tidak akan dapat mengetahui bagaimana atau siapa yang harus menjadi target pertama ketika peluncuran produk tertentu di masa depan.

      8. Pastikan situs website Anda aman


      Dalam urusan ekonomi e-commerce, tidak adanya keamanan yang memadai yakni cara tercepat untuk menghancurkan urusan ekonomi ini.

      Ingat, salah satu hal yang paling sensitif yakni gosip keuangan pelanggan (misalnya gosip kartu kredit, rekening bank, dan lain-lain).

      Tanpa keamanan yang tepat, itu akan menjadi celah terbuka untuk hacker yang akan menggunakan gosip tersebut untuk keuntungan mereka sendiri.

      Tidak hanya itu, tanpa keamanan, Anda akan kehilangan kepercayaan dari pelanggan.

      9. Selalu tumbuh dan berinovasi


      Pasar offline atau pun online, ketika ini sangat kompetitif. Jika Anda tidak berinovasi dengan produk atau jasa yang akan akan di jual ke pasaran, Anda hanya akan menghisap bubuk dari pesaing Anda. Selalu pastikan bahwa urusan ekonomi Anda tumbuh dan berekspansi.

      Itulah 9 tips yang perlu Anda pelajari ketika memulai terjun di urusan ekonomi e-commerce.


      Semoga bermanfaat. SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.