Latest News

10 Peristiwa Besar Dalam Dunia IT


Perkembangan dunia IT yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot insan dengan pembesaran dan percepatan yang
Perkembangan teknologi terbaru, termasuk mesin cetak, telepon dan internet telah mengurangi hambatan fisik untuk komunikasi dan memungkinkan insan untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global.

Adapun Peristiwa penting di dalam dunia IT yang terlupakan oleh insan berikut deretan penting Peristiwa besar dalam dunia IT yang "mungkin" belum kau ketahui:

1. Yahoo Melewatkan Facebook


Tahukah Anda jikalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menunjukkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark. Namun ketika akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham hingga 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan karenanya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian.

2. Real Networks Menolak “iPod”

iPod, pemutar file multimedia paling populer ketika ini, ternyata pernah ditolak konsepnya oleh Philips dan Real Networks. Tepatnya tahun 2000, Tony Fadell menunjukkan konsep pemutar MP3 mungil, bergaya, dan menyediakan content-delivery system yang memudahkan pengisian musik, berjulukan Pod.

Hanya Apple yang mau mendapatkan proposal Fadell dan memproduksi peranti yang kita kenal sebagai iPod serta content-delivery system berjulukan iTunes. Saat ini iTunes mendominasi 80% pasar musik digital berbayar di dunia. Kabar Real Networks? Dengan RealPlayer-nya, pendapatan mereka per tahun hanya segelintir dibanding penghasilan Apple dari iTunes saja, belum ditambah penjualan iPod.



3. IBM Mengatrol Microsoft





Tahun 1980 IBM sedang mengerjakan proyek PC pertama dan mencari perusahaan perangkat lunak yang bisa menyediakan disc operating system (DOS). Awalnya mereka meminta dukungan Gary Kildall dari Digital Research, pembuat sistem operasi CP/M.

Namun negosiasi tidak berjalan mulus sehingga karenanya IBM beralih kepada duo Bill Gates dan Paul Allen yang memiliki agenda Microsoft DOS. Kontrak pun terjalin dan IBM menuai sukses besar, sekaligus mengangkat nama Microsoft. Jika saja Kildall mau mendapatkan tawaran IBM, mungkin perusahaannya-lah yang bakal meraksasa menyerupai Microsoft ketika ini.

4. Founder Debian Linux Meninggal Dunia


Dunia IT dan Open Source kehilangan sosok yang sangat berjasa, khususnya bagi pengembangan distro Linux. Ian Murdock, yang merupakan founder dari Debian Linux telah meninggal dunia di usia 42 tahun pada 28 Desember 2015 lalu.
Nama Debian pada sistem operasi itu diambil dari nama depannya, Ian.

Dalam kurun satu dekade belakangan, Murdock berkontribusi di dalam komunitas teknologi di mana ia berperan sebagai CTO di Linux Foundation. Ia juga menjadi pimpinan senior di Sun Microsystems dan menjabat sebagai Vice President of Platforms di ExactTarget yang berbasis di Indianapolis.


5. Xerox Alto “Dicuri” Apple



Vendor Xerox membuatkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya. Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi tetikus, jaringan ethernet, dan penyunting teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun ketika diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk.

Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, daerah pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia pribadi terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang karenanya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.

6. “Google” Sebelum Google 


Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya. Mirip Google ketika ini, Open Text dikenal alasannya yakni kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya.

Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google gres diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin ketika ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa menyerupai sekarang ini. 

7. Microsoft Menyelamatkan Apple 


Tahun 1997 yakni tahun kebangkitan Apple. Dalam kondisi krisis keuangan akhir Mac-nya kalah bersaing dengan Power Computing dan Radius, mereka terancam berhenti produksi. Untungnya, datang dukungan yang tak disangka-sangka: Microsoft. Tanpa diduga mereka bersedia membeli saham Apple sebesar US$ 150 juta, relatif cukup untuk memperpanjang nafas.

Steve Jobs, sebagai negosiator dalam perundingan dengan pihak Microsoft, karenanya ditunjuk sebagai CEO Apple. Kemudian lewat tangan dinginnya, Apple kini malah bisa menandingi Microsoft — sang juru penolong — dalam kompetisi bisnis TI.


8. Winamp Tutup Usia

Winamp sangat populer pada masa tahun 1990-an hingga 2000 awal. Ketika itu, layanan internet Winamp paling banyak digunakan untuk musik dan radio. Tapi, ketika iTunes dan Windows Media Player merambah dunia web, popularitas Winamp semakin ambruk.

Winamp telah berjaya selama kurang-lebih 15 tahun, di mulai pada tahun 1990 winamp sempat menjadi media player paling terkenal selama bertahun-tahun, winamp di buat oleh sebuah perusahaan teknologi berjulukan Nullsoft


9. Facebook beli WhatsApp



Aksi Bos Facebook Mark Zuckerberg mengakuisisi WhatsApp menjadi pembelian perusahaan teknologi termahal di dunia.  Facebook tercatat membeli aplikasi pengiriman pesan instan seharga US$ 19 miliar.

WhatsApp memang merupakan aplikasi yang tumbuh secara fenomenal di dunia global semenjak pendiriannya pada 2009. Perusahaan tersebut hanya terdiri dari 55 karyawan yang semuanya kini tercatat sebagai miliarder setelah pembelian tersebut.

Sebelumnya, sang pendiri WhatsApp, Jan Koum pernah bekerja di Yahoo dan berhenti untuk membangun aplikasinya sendiri. Koum terkenal sebagai penduduk miskin yang kemudian menjadi miliarder sukses lewat WhatsApp.

10. Yahoo dijual ke Verizon


Perusahaan telekom Verizon Communications karenanya telah merealisasikan niatnya untuk membeli Yahoo. Perusahaan internet asal Amerika Serikat (AS) akan dibeli dengan nilai hampir USD5 miliar atau Rp65 triliun.

Verizon Communications berencanan akan menggabungkan Yahoo dengan AOL, yakni sebuah laman internet lainnya yang dibeli Verizon tahun lalu.




Berbicara wacana teknologi memang tidak akan ada habisnya. Setiap hari banyak sekali macam teknologi dikembangkan