Latest News

Untung Rugi Blog Berbahasa Inggris

Untung rugi blog berbahasa Inggris. Membuat blog berbahasa Inggris itu susah-susah gampang. Memang blog berbahasa Inggris target pembacanya lebih universal. Ada gengsi tersendiri. Meski begitu, semua ada untung ruginya.

Kamu ngeblog pake bahasa apa bro? Inggris atau Indonesia? Jika bahasa Inggris, tahukah apa untung ruginya? Nah, untuk lebih tahu, simak artikel aku di bawah ini.

Ada fenomena gres yang pelan-pelan mulai muncul ke permukaan, yaitu blog lokal tapi bahasanya bule. Saya sebagai penulis blog, alhamdulillah hingga ketika ini masih setia memakai bahasa persatuan kita, bahasa Indonesia. I love you full Indonesia, Merdeka!!

Kadang anutan yang berkembang di dunia blogging lokal agak skeptis terhadap blog berbahasa Inggris. Kesannya kok menyerupai memaksakan diri gitu. Ngomong-ngomong pada tahu nggak nih ‘skeptis’? skeptis tuh artinya meragukan, atau kurang percaya.

Tapi kita harus tetap berpikir positif. Beda orang beda skill. Mungkin saja penulis blog tersebut sudah kursus bahasa Inggris selama 10 tahun, atau bisa jadi semenjak masih jabang bayi hingga gede sudah menetap di luar negeri.

Itu sebabnya mereka bisa fasih berbahasa Inggris baik ekspresi maupun tulisan. Dengan bekal tersebutlah mereka berani membuat blog berbahasa Inggris. Jangan menyerupai saya, mencari arti kata ‘don't cry’ saja harus pakai google translate, boro-boro bikin blog bahasa Inggris.

Ya sudah, jangan diambil pusing. Sekarang mari ke pokok masalahnya saja, yaitu untung ruginya blog berbahasa Inggris.

Untung Rugi Blog Berbahasa Inggris

Keuntungan Blog ber-Bahasa Inggris


Sebelum kita membahas kerugian nya, baiknya kita lihat dulu di bawah ini keuntungan dari blog berbahasa asing.

1. Support dari perusahaan iklan asing

Banyak perusahaan iklan gila yang memburu blog atau website yang memiliki peringkat tinggi untuk mencari wadah bagi produk yang ingin mereka pasarkan, terutama jikalau blog tersebut berbahasa Inggris.

Inilah alasan mengapa banyak blogger lokal kita yang menyulap goresan pena artikelnya menjadi berbahasa Inggris. Tujuannya tak lain untuk menerima tender iklan dari perusahaan asing.

2. Bayaran yang lebih besar

Jika blog Anda berbahasa Inggris, dan target iklan yang dibidik ialah negara yang CPC nya tinggi, dollar yang akan mengalir pun lumayan besar. Karena sudah bukan belakang layar lagi kalau iklan lokal memiliki CPC (cost-per-click) yang lebih kecil.

3. Mengasah ilmu berbahasa asing

Membuat goresan pena untuk blog ‘bule’, secara tak pribadi akan mengasah kemampuan berbahasa gila kita. Mau tak mau kita akan terus menerus mempelajari kosa kata bahasa untuk menunjang kesempurnaan dari blog yang kita kelola. Ada 2 manfaat bakal kita dapat, pertama ilmu yang kedua dollar.

4. Menambah hubungan asing

Blog bahasa Inggris, pengunjung yang datang pun rata-rata dari negara asing. Hal ini akan membuka kesempatan kita untuk menambah hubungan atau menjalin pertemanan dari blogger asing. Kita bisa saling tukar info wacana blogging kepada mereka.

5. Lebih banyak pengunjung dari seluruh dunia

Keuntungan lain nya ialah kesempatan yang lebih besar untuk menerima pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Jika blog Anda berbahasa Indonesia tentu pengunjung mayoritasnya ialah orang Indonesia. Lain jikalau blog berbahasa Inggris, pengunjung blog akan di dominasi pembaca dari banyak sekali negara.

Kerugian Blog ber-Bahasa Inggris


Setelah tahu apa saja keuntungan blog berbahasa Inggris, kini Anda juga harus tahu apa saja kerugian yang akan Anda dapatkan.

1. Persaingan ketat di search engine

Blog berbahasa Inggris  tantangan nya tentu persaingan yang ketat di mesin telusur Google. Rata-rata pesaing kita ialah blog yang berasal dari negeri Eropa yang notabene memang sudah semestinya berbahasa Inggris. Mereka lebih menguasai dalam hal kosakata dibandingkan kita.

2. Susahnya dua kali lipat

Kesulitan pertama, mencari materi untuk blog, yang kedua merubah draft artikel ke dalam bahasa Inggris. Itulah kerugian combo alias dobel buat Anda yang berkecimpung dalam blog berbahasa Inggris.

3. Komentar sulit di follow up

Tugas kita sebagai pemilik blog ialah untuk mem-follow up komentar yang masuk. Jika kita hanya menguasai bahasa Inggris secara formal, hal ini akan sedikit membawa kerugian buat blog berbahasa Inggris.

Visitor gila yang main ke blog umumnya menggunakan bahasa Inggris non formal untuk menunjukkan komentar. Jangan hingga komentar akhir yang Anda berikan terkesan tidak 'nyambung'.

4. Sulit ber-improvisasi

Improvisasi menulis lebih mudah jikalau blog sesuai dengan bahasa yang kita kuasai. Hal ini akan terasa sedikit susah untuk blog bahasa Inggris, karena gaya improvisasi dalam bahasa Inggris jikalau Anda tak mengerti betul artinya, justru akan menunjukkan pemahaman yang berbeda bagi pembaca asing. Kerugiannya tentu saja materi blog tidak akan 100% hingga ke pembaca.

5. Dicap tidak nasionalis

Sikap skeptis dari blogger lokal menyerupai yang sudah aku sampaikan di atas, secara moril akan membawa kerugian buat blog Anda. Dianggap tidak nasionalis lah atau terlalu kebarat-baratan lah, dsb..dsb.

Orang mungkin akan menganggap blog Anda terlalu memaksakan diri karena membuat goresan pena berbahasa Inggris hanya untuk mencari dollar.

Kesimpulan


Membuat blog bahasa asing, itu hak masing-masing. Yang penting kita harus bisa mengukur kemampuan diri. Jangan hanya modal Google Translated, kita nekad untuk membuat blog berbahasa gila demi mengejar target iklan yang lebih tinggi atau sekedar mencari gengsi.

Memang trafik blog boleh kita cari dari bermacam negara, namun bukan berarti harus mengorbankan pengunjung blog dari negeri sendiri yang lebih potensial dibandingkan turis gila yang kita harapkan untuk datang ke blog kita.

Kiranya cukup sekian pembahasan wacana untung rugi blog berbahasa Inggris dari saya. Semoga bisa menjadi materi pertimbangan untuk Anda semua.


Akhir kata, “SAY NO TO COPY PASTE”. Terima kasih dan wassalam.