Latest News

Model Blog yang 'Di Haramkan' oleh Google

Model blog yang di haramkan. Sebagai penguasa search engine, Google berhak menentukan blog yang diharamkan dan yang dihalalkan untuk masuk ke wilayah pageone. Masuk kategori yang mana blog anda?

Sebelumnya aku berharap biar pembaca tidak terlalu mempersoalkan judul di atas. Itu hanyalah taktik aku untuk menarik Anda biar membaca artikel ini.

Namun jangan salah, trik ini bisa menempatkan artikel ini duduk di pejwan Google dengan keyword 'model blog yang di haramkan', dengan artikel pesaing yang lumayan banyak, silahkan sahabat cek sendiri.

Agar lebih enak dibaca, kata ‘di haramkan’ aku modif jadi ‘di benci’. Tentunya biar tidak mengandung unsur sara di dalamnya. Ok mari kita lanjutkan.

Model Blog yang 'Di Haramkan' oleh Google

Blog yang dibenci oleh Google


Dalam membuat blog, ikuti saja aturan yang telah digariskan oleh Google. Ini sudah menjadi kodrat seorang blogger yang ingin bermain aman di dunia blogging.

Untuk itu Anda harus mengetahui materi blog apa saja yang rawan penalti. Ikuti penjelasan aku di bawah ini.

1. Blog Auto Generator Content (AGC)

Biasa disingkat blog AGC. Ini ialah blognya si raja males. Pingin punya blog tapi tidak mau capek nulis artikel sendiri. Hampir 100% isi blognya hasil bajakan dari blog lain. Materi blognya yang original kemungkinan ada 4 buah yaitu contact, privacy policy, about me, dan home.

2. Desain tak teratur

Design blog ialah kesan pertama yang dilihat pembaca. Jangan cuma sibuk menghias blog dengan widget-widget yang tak perlu sementara Anda tidak paham format layout website yang baik dan benar. Percayalah, kalau insan hingga enggan atau tidak suka dengan tampilan blog anda, jangan harap googlebot mau mampir ke sana.

3. Blog merana

Pernahkah Anda berkunjung ke suatu blog, lalu entah satu atau dua bulan kemudian tetap menjumpai isi dan materi blog yang tidak ada perubahan? Itulah yang disebut blog merana. Raganya ada tapi nyawanya entah kemana. Ini terjadi alasannya blog sudah tidak terurus oleh pemiliknya. Tidak ada update artikel gres atau pun sedikit embel-embel yang bisa membawa perbedaan.

4. Blog Dollarholic

Saya menyebutnya demikian, alasannya blog menyerupai ini banyak dihiasi bermacam iklan (kecuali iklan Adsense). Mungkin tujuan pemilik blog ialah mengumpulkan dollar sebanyak-banyaknya dari iklan yang mereka pasang. Kesalahan fatalnya, mereka tidak memperhatikan kenyamanan pembaca. Hampir seluruh isi artikelnya tertutup oleh spanduk dan banner. Sungguh memprihatinkan.

5. Blog Dewasa

Jika sudah berbau pornografi, bisa dipastikan banyak gambar-gambar syur yang bisa kita temui. Boleh saja sebagian blogger menyukai nya, namun Google sangat tabu untuk urusan ini. Biasanya cepat atau lambat, blog menyerupai ini akan musnah digilas alogaritma Google.

6. Blog doorway page

Doorway page lebih menyerupai manipulasi pembaca namun bukan dalam hal konten. Saat  masuk ke blog, kita menyerupai diajak jalan-jalan oleh pemilik blog, gres kemudian diarahkan ke artikel yang kita cari. Blog doorway page memiliki redirect halaman berlapis-lapis sebelum hingga ke halaman pokok, dan kita sebagai pembaca digiring secara halus untuk membukanya.

7. Blog Penjiplak

Ini yang paling dibenci Google. Plagiat. Blog penjiplak akan menjiplak seluruh isi artikel targetnya tanpa ampun. Mulai dari judul, paragraf pembuka hingga penutup bisa dipastikan bagai pinang dibelah dua alias sama persis. Kadang kita sebagai pembaca tidak bisa membedakan mana yang menjiplak dan mana yang ditiru. Tapi don't worry, Google tidak bisa dibohongi.

8. Blog afiliasi

Sebuah blog afiliasi mengharuskan pemiliknya untuk memasang produk dari kegiatan afiliasi yang mereka ikuti. Setiap produk berisi isyarat script untuk dipasang pada blog. Ini bisa membawa pengaruh buruk pada blog itu sendiri. Maka tak salah kalau Google kurang menyukai jenis blog semacam ini.

9. Blog Cloaking

Cloaking bisa dikategorikan sebagai teknik SEO blackhat. Mekanismenya hampir sama dengan doorway page. Tujuan utamanya untuk menaikkan peringkat di SERP's. Metode ini menipu pembaca dan crawler googlebot dengan memakai skrip khusus.

Pengunjung dari search engine akan diarahkan oleh pemilik blog ke halaman tertentu, sedang mesin pencari diarahkan ke halaman yang lain dengan meningkatkan secara optimal yang lebih baik dengan tujuan untuk memperoleh indeks peringkat. Blog dengan teknik cloaking benar-benar menipu pembaca melalui konten yang berbeda dengan judul.

10. Blog Auto trafik

Blog yang tidak sportif, atau kurang percaya diri. Si empunya blog mungkin frustasi melihat statistik blog yang tak kunjung melesat, sehingga mengambil jalan pintas dengan mendatangkan pengunjung secara otomatis tanpa perduli dari mana asalnya.

Anehnya hasil screenshoot auto trafik akan dipasang di status media umum mereka dengan impian ada pengikut yang mau mengikuti jurus sakti mereka.

11. Blog Spam

Aksi spam juga menjadi target serius alogaritma Google. Blog yang sering melaksanakan spam ke blog lain menjadi sorotan utama. Disengaja atau tidak, kadang kita sering melaksanakan hal ini. Lewat komentar atau pun update artikel yang berlebihan di media umum merupakan sebagian bentuk kegiatan blogger yang bisa menjurus ke tindakan spam.

12. Blog Rasis

Rasis ialah bentuk kebencian terhadap seseorang. Banyak kita temui blog yang bermuatan rasisme disetiap artikel yang mereka tulis. Bisa berupa penghinaan terhadap tokoh pemerintahan atau organisasi tertentu. Google tidak akan mentolerir hal ini. Dalam kebijakan nya pun disebutkan bahwa materi atau konten sebuah blog dilarang berisi kata-kata yang mengandung kebencian terhadap seseorang atau pun kelompok tertentu.

13. Blog Malware

Blog malware biasanya didominasi oleh mereka yang gemar membagikan file-file unduhan gratis. Game, software, video atau pun lagu yang mereka bagikan biasanya mengandung muatan yang berbahaya untuk blog atau pun komputer. Karena alasan ini, kebijakan Google sangat ketat untuk menunjukkan peringatan kepada blog biar menjauhi materi-materi blog yang mengandung unsur malware.

Apakah blog Anda memiliki kriteria menyerupai di atas? Hanya Google dan Andalah yang tahu.

Saya rasa cukup itu saja yang bisa aku tulis, selebihnya bisa Anda cari di blog lain untuk menambah tumpuan Anda.

Semoga bermanfaat.

Akhir kata, tak lupa selalu “SAY NO TO COPY PASTE”. Terima kasih dan wassalam.