Latest News

6 Kesalahan Desain Blog yang Merusak SEO

Kesalahan desain blog yang merusak SEO. Anda harus hati-hati dikala mengolah dan menerapkan template yang gres Anda download.

Secara struktur, mungkin saja templatenya sudah SEO friendly, fast loading, simple dan sebagainya. Namun, alasannya yaitu minimnya pengetahuan kita soal meningkatkan secara optimal template, semua fitur yang ada pada desain template Anda jadi kurang maksimal atau yang lebih parah, mampu saja tidak berfungsi sesuai fiturnya.

Inilah yang sering dikeluhkan banyak blogger. Akibatnya, pergantian template makin sering terjadi dengan banyak sekali alasan, meski sebetulnya sumber masalahnya ada pada blogger itu sendiri, bukan pada fitur templatenya.

Alasan yang sering muncul biasanya seputar SEO yang menjadikan artikel mereka susah menembus pageone. Lalu kenapa template yang dikambing hitamkan? Aneh.

Pertanyaannya, apakah Anda mengenal betul desain blog yang Anda kelola? Nah, kali ini saya akan mengurai beberapa kesalahan pada desain blog yang mampu berdampak pada SEO Anda.

kesalahan desain blog

6 Kesalahan Desain Blog


Sebuah studi penelitian berjudul Trust and Distrust dari Situs Kesehatan online menemukan bahwa 94% dari komentar pengguna secara eksklusif bekerjasama dengan elemen desain website mirip homepage, layout, dan sebagainya.

Bagi saya, tidak ada gunanya merancang sebuah website jikalau tidak muncul dalam hasil pencarian. Anda harus berpikir dari perspektif artistik yang berbeda.

Menghindari 6 kesalahan desain di bawah ini akan memastikan bahwa website Anda tidak tersesat di peringkat pencarian.

Anda sudah siap? Mari kita mulai dengan kesalahan pertama.

1. Tidak mengoptimalkan elemen on-page gambar


Teks yaitu bab dari konten  yang paling mudah dipahami oleh mesin pencari. Spider mesin pencari menjelajah konten media dengan mencari kata kunci pada lokasi yang menonjol.

Berikut yaitu kutipan dari fatwa webmaster resmi Google.

“Cobalah untuk menggunakan teks daripada gambar untuk menampilkan nama, isi, atau link. Google crawler tidak mengenali teks yang terkandung dalam gambar. Jika Anda harus menggunakan gambar untuk konten tekstual, pertimbangkan untuk menggunakan atribut ALT untuk memasukkan beberapa kata dari teks deskriptif.”

Jadi, judul SEO (50-60 karakter), meta description (150-160 karakter) dan kepadatan kata kunci (3-4%) tetap elemen penting untuk halaman web Anda.

Sebuah meta description yang menarik dan judul SEO juga akan membantu Anda dalam menerima CTR yang lebih baik dalam hasil pencarian.

Setelah Anda menyelesaikan ini pada elemen halaman, berikutnya kita beralih ke meningkatkan secara optimal visual (gambar). Berikut 4 tips wacana meningkatkan secara optimal gambar :
  • Gunakan tag gambar alternatif untuk menggambarkan elemen visual Anda secara akurat.
  • Google merekomendasikan biar setiap halaman dalam hirarki situs Anda dapat diakses dari setidaknya satu link teks statis. Kaprikornus sebaiknya, jangan gunakan item menu berupa gambar. Bukan hanya alasannya yaitu Google tidak dapat membaca teks di dalam gambar. Tapi alasannya yaitu ini akan membatasi aksesibilitas untuk pengguna Anda pada perangkat mobile.
  • Jangan menyampaikan informasi tak memiliki kegunaan pada gambar di header/footer dalam website Anda.
  • Hindari nama-nama gambar generik mirip IMG0001.JPG. Kaprikornus gunakan nama deskriptif mirip logo-header-blog.JPG.

2. Kurang peduli dengan pengunjung mobile


Apakah website Anda sudah responsif? Jika belum, Anda perlu tahu statistik berikut ini :

“78% dari pencarian ponsel lokal meningkatkan konversi penjualan secara offline. Konsumen menghabiskan 69% waktu mereka di ponsel.”

Google bahkan telah meluncurkan update algoritma, dan menurunkan peringkat website yang tidak ramah mobile. Dan situs web yang mobile friendly rata-rata mengalami peningkatan 12% dalam visibilitas di Google mobile.

Meskipun desain website responsif bukan merupakan faktor peringkat resmi, tapi itu yaitu rekomendasi Google untuk para webmaster biar membuat website yang mobile-friendly.

Sebuah desain responsif akan menyampaikan pengalaman pengguna yang konsisten untuk pengunjung Anda di seluruh perangkat. Hanya saja tampilan diberikan secara berbeda berdasarkan pada perangkat pengguna.

Manfaat desain responsif juga mencakup peningkatan keterlibatan website Anda dan menurunkan tingkat bouncing.


3. Halaman error 404


Jangan hingga Anda kehilangan pengunjung hanya alasannya yaitu mereka mengunjungi link rusak (broken link) di website Anda. Link yang rusak tanpa pilihan navigasi yang sempurna akan memberi pengalaman buruk bagi pengunjung. Ini mampu menjadikan hilangnya peringkat pencarian.

Mulailah berpikir kreatif untuk mengalihkan halaman eror pada blog Anda. Ada 4 cara yang saya tawarkan.

Pertama, menghapus link yang eror melalui Search Console Google. Berhubung caranya cukup mudah, silahkan Anda googling sendiri, banyak blogger yang menulis wacana ini.

Kedua, menambahkan script redirect pada area <head>. Berikut yaitu pola script redirect 404 pada blog ini.

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;error_page&quot;'>
<title>Halaman Tidak Ditemukan - <data:blog.title/></title>
<!--Redirect page not found -->
<script type='text/javascript'>
BSPNF_redirect=setTimeout(function() {
location.href= &quot;http://www.maseteguh.com/&quot;
}, 1);
</script>
<b:else/>
<title><data:blog.pageName/> - <data:blog.title/></title>
</b:if>
</b:if>

Teks warna merah yaitu script redirect nya, Anda tinggal ubah nama blog sesuai dengan nama blog Anda (teks warna biru).

Ketiga, rekomendasi eksklusif dari Google dengan menambah script di bawah ini yang diletakkan di bawah instruksi <body> atau juga di atas instruksi </body>.

<script type="text/javascript">
  var GOOG_FIXURL_LANG = 'in';
  var GOOG_FIXURL_SITE = 'http://www.example.com'
</script>
<script type="text/javascript"
  src="http://linkhelp.clients.google.com/tbproxy/lh/wm/fixurl.js">
</script>

Ganti example.com dengan URL homepage Anda.

4. Iklan pop-up tidak relevan dan mengganggu


Jenis iklan pop up, tidak diindeks oleh mesin pencari. Pengguna web biasanya buru-buru mengklik tombol close segera setelah iklan tersebut muncul.

Memang benar, bagi saya ini benar-benar mengganggu. Hampir 70% pengguna internet mengeluh wacana iklan pop up yang tidak relevan.

Tapi saya tidak berani untuk menyarankan, apakan pop up pantas disematkan pada blog atau tidak. Semua tergantung perspektif pengguna.

Yang penting kuncinya yaitu untuk membuat pop-up yang unobstructive dan relevan. Berikut tips yang mampu Anda coba pada pop up Anda.
  • Pop up harus menyampaikan nilai plus untuk pengunjung Anda, dan jangan hingga membuat mereka merasa ter-intrusi.
  • Rancang pop up dengan overlay elegan dan berkinerja baik serta terkait eksklusif dengan konten.
  • Isi pop up dengan suatu anjuran insentif mirip ebook gratis atau juga diskon produk Anda.
Karena perkembangan teknologi pop-up kian kontroversial, maka ada 2 cara mengatur kemunculan pop up yang benar pada blog yaitu :
  • Pop-up muncul di final postingan blog Anda. Bagi pemakai Wordpress, Anda dapat menggunakan plugin mirip WP Subcribe Pro untuk menerapkan pop-up.
  • Tampilkan pop-up ketika pengguna akan keluar dari website Anda.

5. Terlalu banyak FLASH dan FRAME pada website


FLASH

Secara visual, flash mampu mempercantik desain sebuah blog, tapi itu tidak bagus atau lebih tepatnya tidak diindeks oleh mesin pencari.

Menurut saya, sebuah website berbasis Flash yaitu salah satu kesalahan terbesar SEO. Tidak ada informasi yang didapat oleh mesin pencari dari halaman web berbasis flash.

Jadi, rasanya sangat sulit bagi website mirip ini untuk mendapat peringkat di mesin pencari, alasannya yaitu tidak ada konten yang terindeks pada situs Anda. Jika Anda berpikir bahwa halaman flash disukai oleh pengguna web, maka Anda salah besar. 78% responden menunjukkan bahwa umumnya mereka tidak suka Flash.

Bahkan, Google Chrome telah mem-block auto-playing iklan flash, alasannya yaitu menghalangi web browsing.

Anda tak perlu menggunakan flash dalam elemen penting website Anda. Ini mampu mensugesti kinerja website terutama pada navigasi, bookmark, ukuran font, dan lainnya.

Jika Anda ragu-ragu apakah website Anda memiliki elemen berbasis Flash, maka lakukan tes dengan menggunakan alat uji melalui situs SEO SiteCheckUp. (lihat pola gambar di bawah)

hasil seo sitecheckup

FRAME

Mirip dengan Flash, ada teknologi lain yaitu Frame. Isi di dalamnya tersembunyi dan sulit dipahami oleh mesin pencari.

Memang Frames mengganggu seluruh konsep halaman web sebagai unit informasi atom. Frame mampu mempersulit pengguna untuk menavigasi website Anda.

Teknik frame menyerupai menghadang crawling secara halus dan mengindeks konten Anda dengan sectioning frame.

Catatan penting : Saya tidak berbicara wacana Frames inline (atau Iframe). Iframe memungkinkan Anda untuk menanamkan link dalam instruksi situs Web Anda. Dan tidak mensugesti peringkat Anda di mesin pencari.

6. Mengisi halaman web dengan imaginable element


Berapa banyak gambar yang Anda pasang pada blog? Dan berapa banyak ikon share media umum yang Anda gunakan?

Grafis mewah, animasi, instruksi widget yang berlebihan dapat memperlambat proses loading. Dan loading lambat menghasilkan pengalaman pengguna yang buruk. Hal ini juga faktor penting untuk peringkat di mesin pencari (selain menurunkan konversi).

Perbaiki elemen kecepatan loading di website Anda dengan 3 langkah sederhana di bawah ini :

#1 - Uji speed website Anda dengan Pagespeed Insight (alat yang direkomendasikan oleh Google)

Pertama Anda akan menerima ringkasan halaman yang meliputi ukuran dan score waktu loading Anda yang terbagi dalam beberapa kelas. Tiap kelas berisi rincian dari file tertentu dengan ukuran dan kontribusi mereka pada speed loading halaman Anda. Mulai ringankan beban berat blog Anda.

# 2 - Kirim "pre-built" versi halaman menggunakan halaman caching

Tanpa mengaktifkan halaman caching, pada dasarnya Anda meminta server untuk membangun halaman Anda setiap kali pengunjung memintanya. Dengan menggunakan halaman cache, pengguna akan lebih cepat me-load halaman web Anda.

# 3 - Bersihkan instruksi situs web Anda

Ini merupakan elemen tersembunyi yang menentukan kecepatan website Anda. Letaknya di dalam template. Jadi, jikalau Anda memakai template gratisan, kemungkinan besar akan banyak Anda temui instruksi berserakan dan tidak terorganisir pada struktur template Anda.

Ingin mulai membersihkan instruksi Anda? Berikut caranya.
  • Rampingkan instruksi CSS menggunakan Clean CSS (www.cleancss.com).
  • Bersihkan HTML dan script Jquery lewat situs Dirty Markup (www.dirtymarkup.com)
  • Hapus semua tag HTML kosong.

Penutup


Apakah Anda melaksanakan salah satu kesalahan desain di atas pada website Anda? Menurut Anda, adakah elemen desain lainnya yang mampu menghambat SEO? Tulis saja di kolom komentar.