Latest News

Cara Mendapat Ribuan Viewer plus Subcriber di Youtube, DiJamin!

Cara mendapat ribuan viewer dan subcriber di Youtube. Konten video kini lebih unggul dibanding konten artikel dalam hal pemasaran konten. Ada 3 platform terbaik untuk video hosting yaitu Youtube, Facebook dan Twitter.

Tapi diantara ketiganya, Youtube lah yang kini menduduki jawara teratas sebagai platform untuk video-blogging dan marketing. Video hosting milik perusahaan raksasa Google ini banyak disukai oleh para penikmat video online termasuk saya dan mungkin juga Anda.

Jika Anda salah satu ‘pendonor’ yang rutin mendonasikan video di Youtube, saya yakin Anda pasti bertanya-tanya, “gimana sih cara menggaet banyak subcriber dan viewer di Youtube?”.

Melalui artikel ini, akan Anda pelajari bagaimana cara semoga video Anda bisa menjangkau ribuan penonton dan pelanggan di Youtube.

Berhubung aksara nya bakalan panjang, kalo Anda nggak berpengaruh membacanya, silahkan dibookmark saja artikel ini, semoga sewaktu-waktu bisa Anda buka kembali.

Mari ikuti terus artikel ini hingga tuntas..tas..tas.

Cara Mendapat Ribuan Viewer plus Subcriber di Youtube

Cara Mendatangkan Subcriber dan Viewer Youtube


Tahukah Anda, jumlah visitor unik di Youtube kini mencapai hampir 1 miliar per bulan untuk setiap jenis video yang diunggah. Mulai dari video cover, fashion, inovasi teknologi, dan masih banyak lagi yang manfaatnya telah dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

YouTube yaitu daerah yang cocok untuk show-off keahlian Anda, alasannya yaitu di sini banyak orang yang bersedia untuk berguru melalui video.

Selain itu, bagi blogger, platform ini bisa dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pembaca Anda. Manfaatkan raksasa media umum ini untuk mengarahkan lalu lintas yang besar ke blog Anda. Untuk itu, di YouTube Anda butuh lebih banyak subcriber dan viewer.

Nah, inilah 20 cara untuk meraih banyak pelanggan dan pemirsa bagi channel Youtube Anda.

1. Pakai alat yang tepat

Sebagai youtuber, tool apa yang Anda pakai? Ingat, jangan hingga salah alat. Alat yang tepat akan membantu Anda memperoleh lebih banyak viewer melalui susukan organik.

Saya sarankan Anda gunakan 3 tool di bawah ini :

Tubebuddy

tubebuddy

Alat ini bisa dipasang sebagai ekstensi pada brower Anda. Cara pakainya pun terbilang mudah. Saat masuk ke channel Youtube Anda, setelah ikon Tubebuddy diklik, akan muncul quick link berupa My Video, Comment, Message, Subcriber dan riset tool berjulukan Tag Explorer.

Untuk menaikkan peringkat video, Anda bisa ‘ny0l0ng’ tag video orang. Caranya, tinggal masukkan keyword lalu klik explore. Akan muncul semua video yang punya rangking tinggi beserta tag nya. Dari situ Anda bisa menyalin tag yang kau inginkan.

Youtube Capture untuk Iphone, Ipad, dan Ipod

youtube capture

Kenapa Youtube Capture perlu? Karena dengan alat ini akan lebih mudah bagi kita membuat, mengedit, dan mengupload video dengan cepat melalui perangkat seluler Anda, kapanpun dan dimanapun (selama ada koneksi internet).

Efeknya tentu saja susukan Anda akan sering terisi update video dari perangkat mobile yang Anda bawa setiap hari.

FameBit

famebit

Ini alat yang sangat krusial. Dengan tool ini, Anda berpeluang untuk menerima sponsor dari setiap video yang telah Anda upload.

Mekanismenya memang rada rumit. Jadi, kita perlu mengajukan proposal ke pihak Famebit untuk mensponsori video yang kita tawarkan.

Tapi percayalah, jikalau proposal Anda ‘goal’ dampak positifnya bisa sangat luar biasa terhadap kemajuan channel Youtube Anda.

2. Susun struktur video Anda

Sebelum mulai mengembara di dunia Youtube, yang pertama dan terpenting yaitu menentukan susukan yang bakal Anda pilih dan bagaimana struktur plot videonya. Apakah perihal tutorial, review produk, spotlight, dan lain-lain.

Sebaiknya sesuaikan dengan keahlian yang Anda punya. Jangan menjiplak tren susukan Youtube yang sudah ada. Nggak ada pemain Youtube yang sukses dengan cara menjiplak atau plagiat konten.

Untuk berhasil di Youtube, merilis video yang Anda suka itu yang paling penting. Karena ini bisa membantu Anda membuat video secara efisien dan sesuai trek yang telah Anda rencanakan dengan hasil simpulan yang lebih difokuskan untuk viewer Anda.

Perhatikan selalu kualitas video yang Anda buat. Luangkan sedikit waktu untuk mempelajari beberapa teknik sinematografi, semoga video Anda memiliki jalan dongeng yang asyik untuk ditonton.

3. Buat konten Evergreen yang menarik

Sama halnya dengan artikel, konten video evergreen juga bisa dijadikan sebagai bentuk investasi Anda di Youtube.

Upload video yang menarik, informatif dan menghibur. Usahakan video Anda jangan hingga kehilangan ‘greget’ di tengah durasi. Ini yang bisa membuat viewer berpindah ke video lainnya.

Jika script video terstruktur dengan baik, saya jamin subscriber Anda tak akan punah. Andai memungkinkan, buat video kompilasi dari beberapa video yang telah Anda upload. Viewer gres pun bisa beralih menjadi pelanggan Anda.

Tak perlu mengupload video Burst, alasannya yaitu video model ini hanya ‘nge-hit’ di awal tapi ‘melempem’ seiring berjalannya waktu.

Unggah kombinasi antara video Burst dan Evergreen. Output-nya akan sangat menarik dan lebih bernilai untuk audiens Anda.

4. Upload konten secara rutin dan terjadwal

Alasan utama seseorang memencet tombol ‘subcribe’ yaitu alasannya yaitu mereka mengagumi karya dari si pemilik channel dan ingin tahu video terbaru apalagi yang bakal di update.

Disini kuncinya yaitu konsistensi dalam merilis video secara tepat waktu, berulang dan terstruktur. Bisa seminggu sekali atau setidaknya sekali atau dua kali dalam sebulan.

Tetaplah pada kegiatan Anda. Jangan upload video mirip sopir kejar setoran. Reputasi channel Anda taruhannya. Rilis video sesuai schedule, dengan materi yang siap tonton.





5. Judul yang kreatif dan ‘menggigit‘

Inilah aspek terpenting untuk sukses di YouTube. Keunikan berperan utama untuk nama baik channel Anda. Usahakan judul video harus bisa mendorong rasa ingin tahu orang untuk menonton. Tapi jangan lupa untuk menyisipkan unsur SEO di dalamnya.

Berikut yaitu beberapa tips untuk mengoptimalkan judul Anda :
  • Gunakan Google Adwords untuk mengidentifikasi apa yang orang cari di web dan menemukan pandangan gres yang terang perihal niche Anda. Pilih kata kunci dengan volume pencarian yang tinggi namun low kompetitor.
  • Batasi panjang judul video YouTube Anda tak lebih dari 50 karakter.
  • Harus deskriptif.
  • Sertakan kata ‘video' dalam judul jikalau target pemirsa Anda yaitu dari mesin pencari, meskipun di pencarian Youtube cara ini tidak akan ada pengaruhnya.
  • Jaga semoga judul Anda tetap ‘catchy’ antara kata kunci dengan isinya untuk membantu konversi yang lebih baik.

6. Manfaatkan kustomisasi channel

Agar pengunjung lebih percaya dengan brand Anda di YouTube, manfaatkan kustomisasi yang ditawarkan oleh Youtube lewat Art Channel.

Art Channel, merupakan fitur berbayar dari Youtube yang bisa Anda manfaatkan untuk menyulap susukan khusus Anda semoga tampil lebih artistik. Fitur ini bisa dioptimalkan untuk semua platform.

Mempercantik visualisasi channel untuk sebuah brand yaitu cara yang pas semoga video Anda lebih profesional.

Bagi yang punya blog, channel di Youtube bisa Anda pakai sebagai cara semoga blog Anda lebih mudah dan cepat dikenal.

7. Personalisasi thumbnail video

Thumbnail fungsinya hampir sama dengan judul yaitu memikat mata penonton lewat gambar cover video. Saya yakin para youtuber sepakat akan hal ini.

Jangan biarkan video Anda tanpa thumbnail, itu mirip makanan tanpa kemasan. Buatlah thumbnail khusus untuk setiap video yang Anda upload. Pastinya yang relevan dengan isi video Anda.

Kalo perlu tambahkan sedikit deskripsi berupa kalimat ‘pemikat’ pada gambar thumbnail. Cara ini dipercaya bisa meningkatkan klik pengunjung.

YouTube menunjukkan 3 pilihan thumbnail dengan tiga interval. Pilih salah satu yang paling tepat dalam menggambarkan video Anda.

8. Buat cuplikan channel semenarik mungkin

YouTube menunjukkan fitur penting yang disebut cuplikan saluran. Fitur ini memfasilitasi Anda untuk membuat opening URL susukan Anda secara otomatis.

Durasi standar untuk cuplikan susukan yang bagus yaitu antara 30 - 60 detik. Di sini Anda perlu memberi alasan yang logis kepada calon subscriber. Mengapa mereka harus mengunjungi susukan Anda dan apa yang Anda tawarkan sehingga mereka sudi menonton video Anda lagi..lagi..dan lagi.

Ciptakan performa yang baik di depan kamera. Perkenalkan diri Anda secara singkat dan lugas dengan script yang terstruktur dengan baik.

Lihat laporan retensi pemirsa pada susukan Youtube Anda, apakah cuplikan susukan yang Anda buat membawa hasil atau malah justru ‘membunuh’ pelanggan yang potensial.

Memang, cuplikan channel yaitu sesuatu yang harus dibuat dengan ekstra hati-hati. Makanya untuk mendatangkan banyak penonton Anda perlu merevisinya secara kontinyu.

9. Manfaatkan anotasi 'call to action '

Istilah ‘call to action’ fungsi sebetulnya yaitu untuk menganjurkan atau mengarahkan pengguna. Di Youtube, media ‘call to action’ biasanya berbentuk pop up, tombol grafis, atau bisa juga berupa link yang berisi teks untuk meminta pengunjung mengklik poin ‘subcribe’.

Sayangnya, banyak youtuber yang memanfaatkan media ini secara berlebihan dengan menempatkannya pada hampir setiap sudut layar video yang mereka buat. Akibatnya  malah mengganggu penonton dalam menikmati video Anda.

Jika digunakan dengan cara yang tepat, Anda bisa menerima lebih banyak pelanggan melalui ‘call to action’.

Caranya tentu dengan menempatkannya pada posisi yang tidak menghalangi pandangan penonton semoga klik ‘berlangganan’ bisa didapat dari kerelaan bukan alasannya yaitu unsur paksaan. Saya yakin channel Anda akan maju dengan pesat.

10. Pasang tombol 'Subscribe' pada blog

Penonton dan subscriber bisa Anda peroleh dari blog, begitupun sebaliknya. Dengan catatan, ada link yang menjadi jembatan penghubungnya.

YouTube menyediakan pilihan untuk me-link video ke halaman web atau blog Anda. Bagi yang punya blog, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menerapkan akomodasi ini.

Di bawah pengaturan channel halaman YouTube, tambahkan website Anda atau URL blog untuk mengkaitkan antara channel dan halaman web. Selain itu, URL blog juga bisa diletakkan pada deskripsi channel itu sendiri.

Pasang tombol 'Subscribe' pada blog di episode sidebar untuk mendorong lebih banyak pelanggan gres mengalir ke susukan YouTube Anda.

11. Batasi durasi video di bawah 5 menit

Meskipun YouTube yaitu sarana terbaik untuk mengupload konten video yang mengulas suatu hal dengan lebih rinci dan mendalam, tapi umumnya orang malah lebih suka nonton video dengan durasi tak lebih dari 5 menit.

Sesuai laporan situs Comscore pada Januari 2014 bahwa panjang rata-rata video YouTube yang paling ideal yaitu sekitar 4,4 menit.

Buat para youtuber pemula, ini terang suatu ‘aturan emas’ yang bisa dijadikan pedoman. Lakukan percobaan dengan membuat long video dan short video, lalu bandingkan akhirnya dengan melihat reaksi audiens Anda.

Konversi terbaik lebih banyak berpihak pada video dengan durasi tidak lebih dari 3 menit. Untuk itu, buat video yang pendek, sederhana, namun informatif dan entertaining dengan durasi di bawah 5 menit.

Ini pasti tantangan berat, tapi sangat layak untuk Anda usahakan.

12. Gunakan Youtube Intro dan Outro

Seberapa penting Intro dan outro? Oh…it’s very important.

Bagi yang belum tahu, intro dan outro yaitu sebuah video pembuka atau penutup pada konten video utama yang berisi informasi singkat perihal channel Anda. Bisa berupa animasi teks, gambar format GIF, dan lain-lain.

Youtube Intro dan Outro tidak hanya membantu dalam hal branding tetapi juga akan membuat video Anda lebih menghibur. Bagi saya, intro dan outro merupakan pencitraan untuk sebuah channel yang dikemas dalam format video singkat.

Karena durasinya yang begitu pendek (maksimal 10 detik), buatlah intro yang lebih mudah diingat oleh pemirsa. Banyak cara membuat opening video yang keren untuk channel Youtube Anda. Bisa lewat situs online atau dengan santunan software khusus.

13. Edit video secara akurat, sebelum dirilis

Thomas Hawk, seorang fotografer terkenal pernah mengklaim bahwa untuk setiap satu foto yang ia terbitkan, ada lebih dari 10 foto lainnya yang gagal edit.

Hal yang sama juga berlaku untuk semua jenis editing. Karena itu, jangan ada kompromi dikala mengedit video YouTube Anda. Pastikan hanya terbaik yang akan dipublikasikan.

Jangan terburu-buru, atau waktu Anda hanya akan terbuang percuma. Buatlah beberapa gambar dikala merekam video, lalu pastikan hanya satu episode terbaik yang Anda pilih.

Yang punya kompi berbasis Windows, ada software Adobe Premier yang bisa dipakai untuk membantu meringankan proses editing Anda.





14. Optimalkan deskripsi video Anda

Sekarang kita beralih ke aspek SEO untuk video Youtube.

Deskripsi video yaitu sesuatu yang bisa membuat sebuah video mudah ditemukan oleh search engine. Selain itu juga bisa memberi gambaran singkat kepada audiens perihal apa yang terkandung dalam sebuah video.

Jangan menampilkan deskripsi yang terlalu panjang dan mendalam, alasannya yaitu dikala video di load, hanya akan muncul beberapa baris pertama saja. Bikin yang singkat tapi jelas.

Untuk mengoptimalkan SEO, gunakan kata kunci secara bijaksana dan tidak berlebihan. Tetaplah alami dan otentik. Koneksikan orang-orang yang terhubung dengan website Anda, siapa tahu video Anda termasuk yang sedang mereka cari.

15. Manfaatkan meta tag

Gunakan Google Keyword Planner untuk menerima ide-ide perihal kata kunci yang relevan untuk video YouTube Anda. Tambahkan kata kunci yang relevan semoga dapat ditemukan di Google dan mesin pencari YouTube.

Ingat, kata kunci berlebihan justru bisa menjerumuskan. Lebih baik lakukan riset perihal meta tag video YouTube untuk menerima pemahaman yang lebih baik. Metadata memainkan tugas utama pada video Anda semoga tampil dalam hasil pencarian dan membiarkan penonton memutuskan sendiri mana video yang bernilai menurut mereka.

16. Buat video Anda ‘berkesan’

Apapun jenis video yang dipublikasikan, pastikan memiliki ending yang klimaks dan memberi kesan ‘wow’.

Jika pemirsa suka, tanpa diminta pun mereka pasti akan jadi subcriber Anda. Buatlah video dengan happy ending yang positif, menumbuhkan kepercayaan, dan bisa memberi sumbangsih untuk audiens Anda.

Buat slate atau outro dengan spanduk ukuran standar di semua video Anda, dengan disertai tombol’subcribe’. Akhiri video dengan senyum bangga dari pengunjung Anda.

17. Berkolaborasi dengan YouTuber lainnya

Berkolaborasi dengan para pencipta konten video kini telah jadi tren di kalangan youtuber. Kerjasama ini memiliki manfaat untuk semua pihak yang terlibat.

Jangan memandang youtuber lain sebagai pesaing. Apalagi hingga iri atau benci dengan kesuksesan mereka. Itu justru hanya akan menghambat Anda untuk maju. Jadikan mereka sebagai proses kreatif yang membangun.

Pastikan Anda menjangkau pengguna yang sesuai dengan bidang Anda. Ajak mereka bekerja sama dalam suatu proyek baru. Berkolaborasi dengan pembuat konten lainnya dengan basis penggemar yang unik dan loyal akan membantu Anda menemukan beberapa pengikut gres yang cenderung memiliki minat yang sama.

18. Berinteraksi dengan penggemar setia Anda

Sosial media diciptakan semoga orang lebih mudah berinteraksi dan saling terkoneksi dengan orang lain. Ada benang halus yang menghubungkannya.

Ini yaitu perihal siapa Anda dan bagaimana Anda memperlakukan orang yang peduli dengan Anda. Itulah perlunya Anda ngobrol dengan audiens dan mendengar keluhan mereka di episode komentar video.

Memang benar bahwa Anda mungkin akan menghadapi serangan tak terduga berupa kalimat sinis, sindiran, bully, dan lainnya. Akan tetapi, hadapi itu dengan damai dan dengarkan apa kata penggemar setia Anda. Beri respon secepat mungkin semoga pemirsa selalu merasa diperhatikan.

19. Promosi lintas platform – INI HARUS

Eksis di beberapa platform sosial media yaitu prasyarat wajib. Inilah yang diharapkan untuk pertanda eksistensi Anda.

Buatlah profil akun pada platform besar mirip Facebook, Google+, Twitter, Pinterest dan banyak lagi. Lancarkan taktik media social Anda dengan mengunggah konten secara terjadwal.

Manfaatkan kegiatan iklan di Facebook dan Google untuk promosi yang berkesinambungan. Gunakan juga alat mirip ‘Pay by tweet’. Anda cukup membayar sebuah tweet untuk setiap produk yang dirilis.

Terus bangkit brand Anda pada platform media umum lainnya. Lalu, rasakan bedanya.

20. Targetkan 1000 pelanggan pertama

Apapun cara yang Anda pakai, utamakan taktik yang super kasar untuk meraih 500 atau 1000 subcriber pertama secepat mungkin. Promosikan channel Anda dengan maksimal (bukan membabi buta).

Saluran yang cepat menerima ‘buzz’ akan membantu Anda tetap termotivasi untuk bekerja lebih keras dan membuat video yang lebih baik untuk audiens Anda.

Share video Anda kepada teman, dan jikalau tertarik, minta mereka untuk jadi subscriber Anda. Tapi ingat, lakukan dengan wajar. Jangan keseringan apalagi hingga mengganggu.

Buat halaman langsung pada beberapa platform media social. Koneksikan dengan sobat atau follower Anda semoga mereka tahu perihal channel Youtube Anda. Jika tertarik, minta mereka jadi subscriber.

Kesimpulan


Lakukan eksperimen dan eksplorasi tanpa batas. Karena tidak selamanya metode orang lain akan berhasil diterapkan pada kita.

Terus bereksperimen dengan segala sesuatu dalam kendali Anda. Pakai salah satu cara yang menurut Anda paling cocok. Jika gagal, cari lagi dan coba lagi.

Ayo bereksplorasi lewat sudut kamera, backscreen, thumbnail video dan sebagainya. Pantau setiap perubahan yang menghipnotis perilaku audiens.

Membangun sesuatu yang bernilai di YouTube memang butuh banyak usaha, waktu, ketekunan dan akad jangka panjang hingga Anda benar-benar menuai hasilnya.

Adakah taktik lain di benak Anda? Tulis saja di kolom komentar.


Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Wassalam.