Latest News

10 Penyebab Pengunjung Blog Kabur dan Ngga Balik Lagi

Apa yang paling diperlukan seorang blogger dikala artikel rampung ditulis? Pinginnya sih tulisannya dibaca orang. Apalagi hingga bikin orang ketagihan hingga rela menunggu update selanjutnya.

Tapi gimana kalo terjadi reaksi yang sebaliknya?

Konten Anda tidak laku di pasaran. Artikel Anda ditolak. Pengunjung banyak yang kecewa karena tidak menemukan apa yang mereka cari.

Visitor satu per satu mulai berpaling. Akibatnya blog jadi minim pengunjung. Ada sih yang datang, tapi hanya segelintir orang saja. Trafik makin anjlok, jarang ada yang kasih komen, ditambah pertumbuhan analytic kian lamban.

Itu semua ialah gejala yang mengindikasikan pengunjung blog Anda ‘melenting’ (bouncing). Mereka pergi dan tak mau kembali.

Memang tidak ada blog yang simply perfect. Meski teras Google Anda ubeg-ubeg sekalipun.

Tetapi kalau kebanyakan orang yang mendarat di blog Anda tidak tabah untuk segera pergi - ini jadi problem serius.

Oleh alasannya ialah itu… SEGERA CARI TAHU PENYEBABNYA !!.

Nah, uraian saya di bawah ini ialah obat untuk meringankan penderitaan itu.

Anda tertarik? Baca aja langsung, ngga perlu ragu.

10 Penyebab Pengunjung Blog Kabur

Sebab Pengunjung Blog Pergi Tak Balik Lagi


Inilah beberapa alasan kenapa orang hengkang dari blog Anda dan ogah untuk balik lagi. Disimak ya…

1. Headline Anda Tidak Klop dengan Isi Postingan

Anda nyasar ke artikel ini tentu karena headline dari judul yang saya buat. Entah karena cocok dengan deskripsi permasalahan Anda, atau karena ilustrasi topiknya yang bikin Anda penasaran. Who knows?

Headline ialah skuad pertama yang bisa menggiring orang menuju blog Anda. Tapi awas, lemahnya judul headline justru bisa melumpuhkan sebuah postingan. Tak peduli sehebat apapun konten yang Anda buat.

Sebuah headline, mirip komitmen Anda kepada pembaca. Jika postingan Anda akur dengan judul headline nya, saya yakin pengunjung akan duduk manis membaca goresan pena Anda.

Jadi, mulailah dengan topik yang kuat, bukan hanya judul yang ‘membuai’.

Tulis sesuatu yang pantas untuk dibaca. Lalu buatlah sebuah headline yang bisa menuntun orang ke sana.

2. Call to Action  Anda terlalu Memaksa

Saat masuk ke sebuah blog, tak ada yang lebih mengganggu selain munculnya iklan pop up. Rasanya ini tidak fair bagi pengunjung.

Bayangkan. Baru buka halaman web, artikel juga belum dibaca,  tiba-tiba pribadi disodori call to action dari tender agenda milik si pemilik blog.

Ada yang minta di ‘like’ fanspagenya, ada yang pingin di follow blognya lewat email subscribe, ditambah penawaran beberapa produk iklan.

Saya yakin situasi mirip ini sering kita jumpai.

Jika ini yang berlaku di blog Anda, pertanyaannya, apakah ini yang pengunjung inginkan?

Dari kacamata marketing, cara itu dianggap sebagai sebuah taktik pemasaran. Sayangnya menurut sopan santun blogging, trik mirip itu sungguh terlalu memaksa.

Saya rasa maknanya bukan lagi ‘ajakan untuk bertindak’, melainkan ‘paksaan untuk bertindak’.

Ada solusi yang lebih ramah. Biarkan orang kalem sejenak di blog Anda. Beri kesempatan mereka menikmati konten Anda tanpa gangguan. Setelah itu, call to action boleh Anda sisipkan.

Itulah salah satu tips yang akan menahan pengunjung biar tak buru-buru menekan tombol ‘Close’ di browser mereka.

3. Konten tampil Terlalu lama

Anda tentu tahu, website yang lambat membuat pengunjung minggat. Karena faktanya mereka paling malas menunggu.

Kini semua terusan internet bergerak di jalur serba cepat. Tak ada daerah untuk situs yang loadingnya lambat.

Saya yakin Anda tahu problem ini, tapi apa yang sudah Anda lakukan?

Apakah kecepatan blog Anda sudah diuji?

Masalah ini kadang tidak Anda sadari, tapi ini dirasakan oleh pengunjung Anda. Apalagi kalau banyak terpasang gambar dengan kapasitas file yang cukup besar pada konten Anda.

Ingat, kecepatan terusan internet tiap pembaca tidaklah sama.

Jadi, uji kecepatan website Anda dikala ini juga. Jika kesudahannya menyebalkan, itu pula yang dialami oleh pembaca Anda.

4. Tulisan Anda bikin Orang Males Baca (tidak memotivasi)

Banyak blogger menganggap diri mereka sebagai guru atau mentor. Sah-sah aja. Toh banyak juga orang berguru sesuatu lewat blog.

Tapi perlu diketahui, tujuan postingan blog tidak hanya sekedar mentransfer isu dari pikiran Anda ke pembaca. Lebih dari itu, harus ada muatan energy melalui permainan kata-kata  sebagai motivasi untuk pembaca.

Satu hal lagi, memposisikan sebagai guru bukan berarti harus menggurui.

Itulah tugas blogger yang sesungguhnya. Bukan hanya sebagai mentor, tapi juga seorang performer dan motivator.

Jangan hingga mendikte. Atau pembaca akan kehilangan mood terhadap goresan pena Anda.

Itu sebabnya, buat pembaca Anda lebih berg4ir4h. Beri mereka suntikan energi untuk menyelami lebih dalam isi postingan Anda berikutnya.

5. (Sebagai Penulis) Postinganmu bertele-tele

Blogger ialah penulis yang kerjanya merangkai kata. Sebagai blogger, saya pun suka membaca artikel dari banyak sekali jenis website. Kalo bahasanya asyik, kadang saya baca hingga berulang-ulang.

Tapi sayang, pembaca blog rata-rata menganggap kata hanyalah alat untuk menemukan isu yang mereka perlukan saja. Makanya, jangan bikin postingan bertele-tele dan banyak basa-basi,

Isilah paragraph dengan kalimat yang efektif. Tambahkan list, bullet, dan gambar inline. Sertakan pula kutipan dan keterangan.

Semua itu bisa mengubah postingan Anda jadi layak baca.


6. Eksternal Link Anda lebih Perkasa

Menempatkan eksternal link dalam postingan memang pandangan gres yang bagus. Katanya sih bisa meningkatkan kredibilitas, membangun goodwill dengan blogger lain. Dan efeknya baik untuk SEO.

Karena alasan itulah kadang link eksternal diperlakukan secara istimewa biar terlihat terang oleh pengunjung.

Hati-hati, eksternal link juga bisa berbahaya.

Link eksternal lebih mirip jalur transisi yang akan mengalihkan pembaca menjauh dari blog Anda sebelum mereka selesai membaca. Kehadirannya mirip undangan untuk meninggalkan blog Anda selamanya.

Kalo hingga begini situasinya, siapa yang rugi? Jadi, biar pembaca tetap stay di blog, pastikan link eksternal Anda :
  • Terbuka pada tab atau jendela baru
  • Statusnya ‘nofollow
  • Tidak merusak ritme goresan pena
  • Hover link nya membaur dengan warna font artikel

7. Terlalu sibuk Ngumpulin Iklan

Monetisasi blog memang ngga dilarang. Yang penting tahu cara mainnya. Ingat, iklan bisa menjadi pintu keluar bagi pengunjung untuk pergi dari konten Anda.

Agar pengunjung ngga kabur, seorang blogger mesti bisa mengarahkan iklan yang mereka pasang. Karena pembaca di internet menganggap iklan ialah sebuah gangguan.

Bingung kan? Ngga pake iklan ngga dapet duit. Pasang iklan takut pengunjung terusik. Kaprikornus serba salah.

Sadar diri lah…! Ngeblog belum genap 6 bulan, konten masih minim, visitor pun jarang, tapi sudah sibuk ngumpulin iklan. Lebih baik pikirkan apa kekurangan blog Anda.

Berhenti jadi pengumpul iklan. Visitor datang untuk mencari informasi, bukan untuk menonton iklan.

Jangan menambah alasan orang beranjak dari blog Anda hanya karena iklan yang Anda pelihara.

8. Topik terlalu Klise, Isi Mudah Ditebak

Saat mengklik sebuah link, orang berharap akan menemukan sesuatu yang gres untuk dipelajari. Faktanya, apa yang mereka dapat? 100% kecewa.

Akibatnya? Menutup halaman web ialah jalan terbaik yang mereka pilih.

Bayangkan kalau ini menimpa blog Anda. Tentu efek selanjutnya bisa Anda prediksi sendiri.

Itu sebabnya, jangan bikin konten yang udah basi. Misalnya, cara buat akun Gmail, tutorial mendaftar di Facebook, atau topic yang sekiranya orang udah banyak yang tahu. Percuma.

Bikin lah konten yang bisa membangkitkan minat baca. Contoh, cara h*ck akun Gmail, urusan ekonomi jual beli ‘like’ Facebook, dan bermacam pola lainnya.

Yang penting Anda paham betul topiknya.

Ciptakan shock therapy content, unpredictable, dan sedikit berbau kontroversi.

Anda berani?

9. Takut dengan Komitmen

Ingin tahu kesalahan terbesar seorang blogger? Yup betul - keseringan melanggar komitmen.

Awalnya sih berjuang untuk berkomitmen pada satu niche. Tapi di separo jalan mereka mulai merambah ke niche yang lain dan  mendeklarasikan diri sebagai blog gado-gado.

Sadarkah Anda, cara ini justru menghilangkan identitas Anda. Kredibilitas dipertanyakan. Blog berdiri tanpa pondasi. Sulit bersaing di SERP's. Jarang mendapat pengunjung unik. Dan beragam resiko negatif lainnya.

Bandingkan kalau Anda fokus pada satu niche.

Saat orang secara acak memilih postingan Anda, lalu mereka baca dan suka – ada peluang mereka pun akan menyukai goresan pena Anda yang lain bukan?

Bahkan kalau topiknya saling terkait, pengunjung tak akan ragu melahap postingan Anda one by one hingga link terakhir.

Dengan kata lain, mereka tetap anteng di blog Anda.

Tapi untuk menarik orang-orang baru, tak ada salahnya sesekali menulis postingan menarik dengan target pembaca yang sedikit berbeda.

Saya jamin, orang akan bertahan lama menikmati sajian konten Anda.

10. Anda ‘menggantung’ Pembaca

Kadang ada juga orang menyukai apa yang mereka temukan di blog Anda. Tapi reaksi ‘bouncing’ tetap terjadi.

Kok Bisa?

Seringkali mereka galau apa yang harus dilakukan selanjutnya. Karena ngga ada pandangan gres lagi, klik tombol KEMBALI jadi pilihan terakhir.

Blogger cerdas selalu tahu apa yang mereka ingin pembaca lakukan selanjutnya – dan itu harus direalisasikan.

Kaprikornus jangan ‘gantung’ pembaca Anda. Beri mereka ‘kerjaan’. Jangan biarkan mereka plonga-plongo dikala selesai membaca artikel. Lakukan salah satu hal berikut ini :
  • Mengarahkan mereka ke pos terkait.
  • Menawarkan mereka upgrade konten.
  • Meminta mereka untuk mengisi survey singkat.

Ketika mereka memutuskan untuk meninggalkan blog Anda, pastikan itu bukan karena Anda tidak mengundang mereka untuk tinggal lebih lama.

Ini Kesimpulan


Memang sulit menjadi seorang blogger.

Tugas Anda tidak hanya menjaring pengunjung – Anda juga harus menjaganya biar tidak lepas ke pangkuan blog lain.

Tak ada kesempatan kedua untuk merubah pengunjung yang hengkang menjadi pembaca regular, pembaca setia, atau pelanggan yang loyal.

Tidaklah sulit menahan orang untuk lebih lama tinggal di blog Anda. Cukup hilangkan alasan paling umum kenapa mereka pergi – mirip yang sudah saya jabarkan di atas.

Lakukan hal itu dan Anda akan melihat lebih banyak trafik, lebih banyak komentar, dan lebih banyak pelanggan. Semua tanpa proses yang rumit.

Saya yakin Anda seorang blogger yang cerdas. Kaprikornus apa yang Anda tunggu?

Semoga bermanfaat. Akhir kata, SAY NO TO COPY PASTE. Thank’s - wassalam.