Latest News

10 Daftar Kesalahan Blogger Pemula (Newbie) + Obat Penawarnya

Daftar kesalahan blogger pemula. Bagi blogger newbie, ngeblog itu gampang-gampang SUSAH. Gampang bikinnya tapi susah ngembanginnya.

Jangankan update rutin, postingan pertama pun kadang lama kelarnya. Paling cuma mentok di 300 kata. Itupun maksa.

Ya sudah….

Untuk blogger gres hal itu bisa dimaklumi. Mereka mirip bayi yang gres berguru meraba, meniru, merangkak, hingga karenanya bisa berdiri sendiri.

Selama proses itu, momen jatuh bangkit sering terjadi akhir kesalahan yang mereka buat. Inilah hukum alam di dunia blogging. Pastinya semua pemain blog pernah melalui fase ini.

Lalu apa kesalahan yang sering mereka lakukan? Detailnya ada di bawah ini lengkap dengan solusinya.

Buat para nyubi, teruskan membaca artikel ini hingga habis. Yang udah senior, tolong minggir dulu sebentar ya….permisi.

Daftar Kesalahan Blogger Pemula (Newbie)

10 Kesalahan Blogging Pemula plus Solusinya


Berikut yaitu 10 kesalahan yang paling sering dilakukan blogger pemula lengkap dengan solusinya. Monggo dibaca….

1. Tulisan Anda terlalu kaku


Menulis artikel blog berbeda dengan makalah. Blogger pemula biasanya lebih mirip menyusun makalah ketika pertama menulis sebuah postingan. Apakah ini bermasalah? Tentu. Gaya goresan pena makalah bukan tipe yang disukai oleh pembaca online.

Orang hanya akan melihat postingan Anda, tapi tidak membacanya hingga habis. Jika ingin mereka tertarik, menulislah dengan gaya bahasa mirip layaknya sedang ngobrol.

Solusinya - Tulis artikel seolah Anda sedang berbicara

Jangan ragu menampilkan percakapan dalam setiap goresan pena yang Anda buat – justru itu dianjurkan. Semakin interaktif, makin banyak yang suka. Tulisan jadi hidup. Pembaca mirip sedang ngobrol dengan penulisnya.

Jadi, longgarkan goresan pena Anda - jangan terlalu kaku.  Buang jargon yang ketinggalan jaman. Menulislah seolah Anda sedang berbicara - itulah yang orang sukai dari sebuah tulisan.

2. Terlalu percaya diri (narsis)


Ini fakta.

Saat awal ngeblog, nyubi pikir pembaca akan pribadi tertarik dengan dongeng yang mereka tulis, tapi nyatanya itu jarang terjadi. Percaya diri sih boleh, tapi jangan sampe narsis.

Saya pribadi tak terlalu respect dengan blogger yang overconfidence. Jika Anda masih baru, saya pastikan tidak ada yang tertarik apalagi peduli dengan Anda.

Orang lebih melirik sebuah metode atau cara yang tertuang dalam sebuah goresan pena dibandingkan dongeng ngalor ngidul yang nggak terperinci kemana arahnya.

Solusinya - Jangan hanya bicara, tunjukkan personality Anda

Boleh percaya boleh tidak, pembaca jarang memperhatikan siapa penulis artikel yang sedang mereka baca.

Untuk itu tanamkan personality pada setiap goresan pena yang Anda buat. Gimana caranya, itu terserah Anda. Bisa dengan gaya humor, acuan yang detail, atau lewat deskripsi materi yang akurat.

Corey Wainwright, Direktur Hubspot untuk Konten, sangat lihai dalam bidang ini. Berikut pola kepingan kalimat pada salah satu postingannya :
Untuk menanamkan personality dalam goresan pena Anda, cobalah mencari cara untuk bisa terkoneksi dengan pembaca pada topik yang sedang Anda tulis – buat seperti Anda sedang mengobrol perihal hal itu. Buat personal voice Anda melalui pendekatan yang menarik layaknya percakapan face to face.

3. Topik terlalu luas (kurang spesifik)


Para newbie umumnya senang menulis perihal topik yang sifatnya general, pola :
Cara Menghasilkan Uang dari Internet
"Praktek Bisnis Online Terbaik
Strategi Sosial Media Terbaru 2016

Perhatikan. Ada begitu banyak detail dari ketiga pola topik di atas. Isinya pun mungkin tidak akan menjawab permasalahan dari pembaca.

Topik yang spesifik cenderung lebih menarik. Lebih mudah mengarahkan siapa target pembaca Anda. Jadi, untuk menerima manfaat jangka pendek dan jangka panjang, tulislah sesuatu yang lebih spesifik.

Solusinya - Persempit makna judul Anda

Judul mirip tombol ON/OFF sebuah artikel. Dari sini bisa pribadi tergambar topik apa yang ingin Anda sampaikan kepada pembaca.

Topik yang spesifik pada postingan pertama sangat penting sebagai kerikil loncatan untuk postingan Anda berikutnya.

4. Argumen tanpa data


Misalkan saya ingin menulis postingan perihal “mengapa urusan ekonomi harus mempertimbangkan Facebook sebagai alat pemasaran?” Kira-kira argument di bawah ini, mana yang lebih meyakinkan ?

"Sepertinya ketika ini orang lebih banyak menggunakan Facebook."

"Basis pengguna Facebook kini tumbuh jauh lebih cepat dari pengguna jaringan sosial lainnya. Di Indonesia, pertumbuhan pengguna Facebook mencapai angka 45,1% pada tahun ini, dibandingkan dengan pertumbuhan untuk sektor jaringan sosial secara keseluruhan yang hanya sebesar 3,1 %."

Tentu argumen yang kedua bukan?

Argumen dan klaim jauh lebih valid jikalau didukung dengan riset dan data. Sebagai pemasar, selain membuat orang yakin Anda juga perlu membuat mereka take action.

Solusinya :

Dalam postingan, gunakan riset data untuk mendukung klaim yang Anda buat dan tunjukkan relevansinya kepada pembaca.

Artikel yang indah harus berisi argumen utama, bukti yang mendukung, dan diakhiri kesimpulan yang memiliki kegunaan untuk pembaca.

5. Konten Anda nyrempet plagiarisme


Dalam hal apapun, plagiarisme tetap tak dibenarkan. Tapi untuk beberapa alasan, banyak blogger pemula berpikir mereka bisa lolos dengan teknik ini.
Biasanya editor dan pembaca dapat mengetahui sebuah goresan pena hasil rewrite atau menyalin dari kawasan lain. Voice Anda tidak terdengar mirip Anda, atau ada bab tertentu dalam artikel yang terlihat janggal.

Plus, jikalau Anda kedapatan mencuri konten orang lain, situs Anda bisa kena sanksi Google – ini bisa jadi pukulan besar bagi pertumbuhan organik blog Anda.

Solusinya :

Pelajari bagaimana cara mengutip artikel orang lain. Meski Anda seorang nyubi, tak ada salahnya berguru cara me-rewrite konten orang lain dalam postingan blog Anda.

mengedit kesalahan artikel

6. Jarang mengedit artikel


Kosakata acak-acakan, ejaan berantakan, tata bahasa yang seringkali ngawur yaitu ciri paling menonjol dari blog milik seorang newbie. (maaf..bukan berarti semua newbie mirip itu)

Itu terjadi akhir mereka jarang mengedit artikel yang selesai ditulis. Entah alasannya terburu-buru, tidak tahu, malas, atau alasannya hal itu dianggap tak perlu. Bagi mereka, promosi dan BW lebih penting daripada sekedar merevisi artikel.

Solusinya :

Luangkan 30 menit waktu Anda untuk mengedit konten.

Setiap blogger perlu melaksanakan editing - bahkan penulis paling berpengalaman sekalipun. Sering kali draft pertama yang Anda buat belum tentu sempurna.

Sempatkanlah waktu mencetak postingan yang valid. Perbaiki kesalahan ketik, struktur kalimat, dan beberapa kesalahan yang tak terdeteksi. Pastikan dongeng Anda mengalir mirip halnya pada outline Anda.

Sempatkan baca artikel ini...

7. Perfeksionis dalam posting


Saya sendiri sadar, tak ada artikel yang sempurna. Gambar yang kurang bagus, kalimat janggal, dagelan garing dll. Ada saja celah yang menjadikan perasaan kurang sreg  pada setiap postingan yang telah atau pun yang belum dipublikasikan.

Tapi, penulis terbaik selalu tahu kapan harus berhenti terobsesi dan kapan saatnya tekan tombol "publikasikan."

Solusinya - Cukup posting aja

Ada ketika di mana goresan pena Anda jauh dari kata "sempurna" - dan Anda benar-benar tidak akan pernah mencapai itu. Jadi, sementara waktu Anda tak perlu mempublikasikan postingan yang penuh ketidakakuratan, kesalahan tata bahasa, atau salah ketik.

Jika Anda (atau pembaca) menemukan kesalahan, yang harus Anda lakukan hanyalah memperbarui tulisan. Bukan duduk perkara besar, kalem saja. Anggap perfeksionis yaitu penyakit.

8. Ngeblog tapi tidak konsisten


Inkonsistensi bisa membingungkan pembaca Anda.

Tentu Anda pernah dengar, “ makin sering update, makin banyak trafik.” Ini berlaku jikalau Anda KONSISTEN.

Jika dalam seminggu Anda menerbitkan lima postingan lalu dalam beberapa ahad ke depan hanya satu atau dua artikel saja, itu namanya bukan konsisten.

Untuk membantu membangun konsistensi, Anda memerlukan seni administrasi perencanaan yang lebih konkret.

Solusinya – Gunakan kalender editorial

Jika Anda terlalu sibuk, gunakan kalender editorial untuk mengatur perencanaan topik postingan, publikasi secara konsisten, serta penjadwalan postingan.

9. Hanya konsen pada direct traffic


Mau senior atau yang newbie sering melaksanakan kesalahan ini. Jika hanya fokus pada lalu lintas non organik maka blog Anda akan sulit naik peringkat. Direct traffic hanya memberi nafas sementara, paling cuma satu atau dua hari saja.

Melihat postingan blog tidak menghasilkan lalu lintas gres setelah beberapa hari membuat blogger pemula sering frustrasi. Mereka pikir blog telah gagal dan prematur, lalu meninggalkannya begitu aja.

Solusinya - Fokus pada potensi kumulatif lalu lintas organik

Jangan hanya mengandalkan lalu lintas jangka pendek, fokuskan pada potensi kumulatif lalu lintas organik.

Untuk mengarahkan lalu lintas jangka panjang ini, pastikan Anda menulis postingan blog yang memiliki relevansi tahan lama secara konsisten (evergreen konten).

Konten hijau takkan lekang oleh waktu, tanpa perlu maintenance, berharga, dan punya kualitas tinggi.

Menulis lebih banyak konten evergreen akan membangun otoritas pencarian dan seiring waktu akan menjadi penyumbang terbesar lalu lintas blog Anda.

Itu semua dimulai dengan sedikit pergeseran dalam perspektif lalu lintas harian untuk lalu lintas kumulatif sehingga Anda dapat membingkai cara Anda melihat blog Anda dan ROI yang sepenuhnya.

10. Meremehkan fungsi subscriber


Jangan lupa, blogging bukan hanya mencari pengunjung baru. Salah satu manfaat terbesarnya yaitu membantu menumbuhkan mailist subscriber untuk membuatkan konten baru.

Setiap kali Anda mempublikasikan artikel baru, subscriber lah gelombang awal bagi lalu lintas postingan Anda – yang pada gilirannya, akan mendorong kesuksesan jangka panjang.

Kunci untuk menerima hasil yang signifikan (lalu lintas, lead, dan pelanggan) semua dimulai dengan pertumbuhan mailis Anda.

Solusinya - Tambahkan CTA subcribe ke blog Anda

Pertama, gunakan alat pemasaran email Anda untuk mengatur email selamat datang untuk pelanggan baru, serta email biasa yang menarik dalam postingan Anda terbaru.

Selanjutnya, tambahkan CTA berlangganan pada blog Anda (pasang di header atau di footer) untuk memudahkan orang take action.

Anda juga dapat membuat halaman isyarat khusus untuk pelanggan Anda menuju jalan masuk Anda yang lain mirip media sosial, halaman lain di situs Anda, PPC, atau email.

Penutup


Tak perlu gusar dengan daftar di atas. Saya hanya ingin Anda berpikir lebih terbuka. Daftar kesalahan tersebut saya buat sesuai harfiahnya.

Saya berharap Anda menggunakan daftar ini sebagai materi bakar untuk meningkatkan permainan blogging Anda. Menjaga sebuah blog yang sehat memang butuh waktu dan usaha.

Semoga ada manfaatnya. Akhir ucap, SAY NO TO COPY PASTE. Thanks dan Wassalam.